Senin, 30 April 2018 09:10 WITA

Sebelum Pastikan Gelar Juara, Dapat Pelajaran Mahal dari Deportivo

Editor: Abu Asyraf
Sebelum Pastikan Gelar Juara, Dapat Pelajaran Mahal dari Deportivo
Messi mencetak hat-trick ke gawang Deportivo La Coruna. (FOTO: THE GUARDIAN)

RAKYATKU.COM - Kemenangan Barcelona 4-2 atas Deportivo La Coruna memastikan gelar juara La Liga bagi Lionel Messi dan kawan-kawan. Ada yang menarik selain sekadar cerita tampilnya Blaugrana sebagai kampiun.

Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona berkat hattrick pada menit 38', 82', dan 85'. Gol pembuka Barcelona dicetak Philippe Coutinho pada menit 6'. Sementara gol tuan rumah dicetak Lucas Perez menit 40' dan Emre Colak menit 64'.

Tiga gol Messi menunjukkan ciri khas bintang asal Argentina ini. Ketika dia sudah berhadapan dengan mulut gawang, tidak cukup satu orang untuk menghentikannya. Dia memiliki kemampuan menemukan ruang kosong.

Dalam laga ini, Barcelon juga mendapat pelajaran penting dari Deportivo La Coruna, tentang cara menciptakan gol bersih. Gol Lucas Perez dan Emre Colak sama-sama tercipta berkat kerja sama satu-dua di dalam kotak penalti. Kedua gol itu membuat kiper Marc-Andre ter Stegen mati langkah.

Raihan tiga poin membuat FC Barcelona mengoleksi 86 poin, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara Liga Spanyol 2017-2018. Mereka tak mungkin lagi terkejar oleh Atletico Madrid, yang sampai pekan ke-35 baru mengemas 75 poin.

Kekalahan dari Barcelona membuat anak-anak asuh Clarence Seedorf terpuruk di peringkat ke-18 klasemen dengan 28 poin. Mereka pun harus terdegradasi. 

FC Barcelona memang tampil lebih dominan. Mereka memimpin penguasaan bola dengan 61,9 persen. Dari segi peluang, Barcelona memiliki 18 yang 8 di antaranya mengarah tepat sasaran. Adapun Deportivo La Coruna mempunyai 19 kesempatan, di mana 5 on target. 

Barcelona unggul lebih dahulu 1-0 pada menit ke-7. Menerima operan datar dari Ousmane Dembele, Philippe Coutinho menyambut bola dengan tendangan terukur dari dalam kotak penalti. El Barca menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-38. 

Bermula dari umpan lambung Luis Suarez, Lionel Messi meneruskan si kulit bulat dengan sepakan voli dari jarak dekat. La Coruna mampu mengejutkan Barcelona dengan menciptakan gol pada menit ke-40. Mendapat sodoran bola dari Borja Valle, Lucas Perez langsung menembaknya dengan kaki kiri yang membuat kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, mati langkah. 

loading...

Skor 2-1 untuk Barcelona bertahan sampai turun minum. Memasuki babak kedua, Deportivo La Coruna mencoba keluar dari tekanan. Tuan rumah mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-64. Emre Colak dengan santai menyontek bola seusai menerima umpan Celso Borges di dalam kotak terlarang.

Pasukan Ernesto Valverde kembali memimpin dengan skor 3-2 pada menit ke-82. Melakukan kerja sama satu-dua dengan Luis Suarez, Lionel Messi membukukan gol keduanya dengan sepakan kaki kanan dari dalam kotak 12 pas. Messi menyempurnakan penampilannya dengan mengukir hat-trick pada menit ke-85.

Suarez lagi-lagi menjadi kreator bagi gol Messi, yang menghunjamkan tembakan terarah dari dalam kotak penalti. Skor 4-2 untuk Barcelona tetap tidak berubah hingga peluit tanda akhir pertandingan dibunyikan.

Manajer Barcelona, Ernesto Valverde menyebut La Liga adalah kompetisi yang paling sulit. Valverde beralasan bahwa La Liga adalah kompetisi yang menuntut konsistensi sepanjang musim untuk bisa menjadi juara.

"Bagi saya, La Liga adalah kompetisi yang paling sulit. Di Copa del Rey dan kompetisi knockout lainnya, anda bisa tersingkir hanya karena menjalani hari yang buruk. Di la Liga, Anda wajib menunjukkan konsistensi," ujar Valverde seperti dikutip dari Marca.

Valverde menambahkan bahwa Barcelona harus menderita untuk bisa mendapatkan gelar juara La Liga musim ini. Mereka mengalaminya sepanjang musim ini. Tapi ia puas karena menjuarai La Liga merupakan salah satu target utama Barca pada awal musim.

"Pada akhirnya, La Liga memang sangat panjang. Kami harus melewati musim gugur, musim dingin yang kejam... kami sudah melewati semuanya. Kami memang sangat menginginkannya sejak awal dan kami mampu membuat jarak dengan para pesaing dan kami menjadi yang terbaik." lanjut dia.

Loading...
Loading...