Minggu, 22 April 2018 12:52 WITA

Hanya Dua Kali Oper, Inilah Gol Suarez ke Gawang Sevilla yang Jadi Terunik di Dunia

Editor: Abu Asyraf
Hanya Dua Kali Oper, Inilah Gol Suarez ke Gawang Sevilla yang Jadi Terunik di Dunia
Luis Suarez

RAKYATKU.COM - Gol pertama Barcelona ke gawang Sevilla pada final Copa del Rey termasuk salah satu gol terunik dunia saat ini. Betapa tidak, gol yang tercipta dari kaki Luis Suarez hanya dalam dua kali operan.

Gol pada menit 13' itu bermula dari tendangan jarak jauh kiper Barcelona, Jasper Cillessen dari area gawangnya. Dia mengirimkan bola jauh ke depan kepada Philippe Coutinho, melewati 10 pemain Sevilla. 

Bersamaan dengan itu, Luis Suarez juga berlari kencang. Keduanya meninggalkan pemain-pemain Sevila yang sudah kalah langkah. Coutinho tak langsung memberi umpan ke Suarez yang sebenarnya sudah berdiri bebas. Dia mendribel bola terlebih dahulu.

Saat didekati kiper Sevilla, David Soria, baru lah Countiho menyodorkan bola kepada Suarez yang berada di mulut gawang. Suarez nyaris saja tidak menjangkau bola itu karena terlalu cepat maju. Beruntung, unjung kaki kanannya masih sempat menyentuh bola itu hingga bersarang di gawang Soria yang sudah kosong melompong.

Barcelona akhirnya menjadi kampiun Copa del Rey 2017/2018 setelah menang 5-0 atas Sevilla. Lionel Messi menggandakan keunggulan setelah menyelesaikan umpan Jordi Alba pada menit 31.

Anak asuh Ernesto Valverde semakin di atas angin ketika Suarez mencetak gol keduanya di menit ke-40 untuk mengubah skor menjadi 3-0. Bomber internasional Uruguay tersebut menaklukkan David Soria untuk kali kedua berkat assist Messi. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Kembali dari ruang ganti, Barca tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-52, mereka pun makin memperlebar jarak setelah Andres Iniesta menambah gol. Kapten Los Cules itu mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan Messi.

Pesta gol Barca ditutup Philippe Coutinho di menit ke-69 melalui titik penalti. Wasit Jesus Gil menunjuk titik putih setelah bek Sevilla, Clement Lenglet dianggap menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak terlarang.

Bagi Barca, ini menjadi trofi Piala Raja ke-30 mereka. Selain itu, ini juga menjadi gelar keempat mereka secara beruntun.