Jumat, 20 April 2018 10:46 WITA

Lepas dari Sanksi Komdis PSSI, Suporter PSM Diminta Lebih Dewasa

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Lepas dari Sanksi Komdis PSSI, Suporter PSM Diminta Lebih Dewasa
Suporter PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging beberapa waktu lalu. (Foto/Dok)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Suporter PSM Makassar sedikit bernafas legah setelah lepas dari sanski Komdis PSSI, yakni larangan menggunakan atribut. Alhasil, melawan PS Tira, pada Sabtu (21/4/2018) besok, Stadion Andi Mattalatta Mattoanging akan 'merah'.

Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts pun mengajak suporter untuk mengambil hikmah dari sanksi yang diberikan. Agar kedepan, hal tersebut tak lagi terulang disetiap pertandingan.

"Kembalinya suporter kita untuk mengekspresikan dukungannya mereka kepada tim. Apa yang mereka lakukan dipertandingan melawan Bali, dihukum dan saya harap juga, mereka belajar soal itu," ujar Robert Alberts, Jumat (20/4/2018).

Bagi Robert, suporter merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah klub. Namun yang paling disayangkan, jika pendukung malah melakukan tindakan-tindakan yang diluar kewajaran.

Misalnya, melakukan pelemparan, berbuat anarkis, hingga terjadi kerusuhan di lapangan. Namun Rober paham betul, jika tak semua suporter PSM Makassar seperti itu.

"Saya tahu Indonesia, dimana budayanya saya sukai dan hargai. Tapi kadang-kadang emosi dipertandingan meletus. Saya kira hal-hal seperti itu yang bisa dihindari seperti mengamuk meletus, keluar semua emosi itu. Menyebabkan hal-hal yang tidak penting tidak seharusnya terjadi," jelasnya.

Terpisah, CEO PT PSM, Munafri Arifuddin juga mengatakan hal demikian. Namun pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, pendukung setia PSM Makassar harus lebih dewasa.

"Saya sangat mengharapkan suporter Makassar ini lebih dewasa dibanding suporter lainnya, karena kita adalah tim tertua. Sehingga kedepannya, saya tidak mau kejadian-kejadian itu terulang seperti di Malang dan tempat lainnya," ungkap Appi.

Sementara itu, salah satu pendukung PSM Makassar, melalui presiden Red Gank, Sul Dg Kulle menambahkan, secara pribadi ia mensyukuri terlepas dari sanksi. "Dan semoga dengan atribut semangat PSM makin bertambah," ujarnya.

Seperti diketahui, suporter PSM Makassar mendapat sanski dari Komdis PSSI dengan larangan tanpa atribut sebanyak empat laga. Hal itu dikarenakan buntut dari kerusuhan di Stadion Andi Matalatta Mattoanging, saat menjamu Bali United di musim lalu.