Selasa, 17 April 2018 10:06 WITA

Dua Kali Kalah Beruntun, PSM Diminta Berkaca dari Musim Lalu

Penulis: Wahyu Susanto S
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Dua Kali Kalah Beruntun, PSM Diminta Berkaca dari Musim Lalu
Barito Putera bersua PSM Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua laga menjadi catatan buruk bagi PSM Makassar setelah kalah dari Persela Lamongan dan PS Barito Putera. Hal ini pun menjadi pekerjaan berat bagi sang juru taktik, Robert Alberts, untuk kembali mengasa tim di laga selanjutnya, terutama wing back.

Pada partai melawan Barito Putera, bek kiri PSM Makassar yang dijaga Fauzan Jamal sangat kropos. Fauzan sangat lamban menutup pergerakan lawan dan tak ada crossing mempuni yang bisa dialirkan eks Persijap Jepara tersebut.

Hal yang sama juga dialami bek kanan PSM, Zulkifli Syukur, apalagi menghadali wingger Barito Putera, Rizky Pora. Puncaknya, tusukan Paulo Sitanggang tak mampu dibendung hingga menghasilkan tendangan 12 pas.

Pengamat sepakbola Sulsel, Faizal Maricard mengatakan, PSM harus berkaca pada musim lalu. Dimana, posisi wing back diisi pemain yang lebih segar seperti Wasiat Hasbullah atau Reva Adi Utama.

"Sangat berbeda musim ini dibanding musim lalu. Padahal musim lalu, pemain muda yang isi posisi itu. Sekarang, pemain senior yang isi, saya kira semua orang tahu kapasitas keduanya (Fauzan dan Zulkifli)," uajr Faizal, Selasa (17/4/2018).

Eks PSM Makassar diera 1990 itu menambahkan, bukan hanya Reva dan Wasiat saja bisa menjadi solusi bagi pertahanan. Namun nama Hasyim Kipuw, juga tak bisa dipandang sebelah mata.

"Kan Kipuw juga masih segar, dia punya umpan yang cukup baik. Apalagi dia belum dimainkan sama sekali. Untuk apa didaratkan di sini (PSM). Saya harap PSM bisa lah jauh lebih baik asalkan pelatihnya berani memainkan pemain yang lebih muda," jelasnya.

Namun Robert, sepertinya masih menutup mata dengan penampilan dua wing back yang dia percayakan. "Tidak ada yang perlu diperbaiki. Anak asuh saya sudah berjuang," ungkap Robert.

Malahan, pelatih asal Belanda tersebut memberi perbandingan antara PSM Makassar dan Manchester City. "Manchester City saja kalah tiga pertandingan dan akhirnya mereka juga juara (Liga Inggris). Cuman kita kurang konsentrasi di bila servis. Kita harus perbaiki," pungkasnya.