Senin, 16 April 2018 10:13 WITA

Kutukan, Manchester City Bakal Gagal Pertahankan Gelar Premier League

Editor: Nur Hidayat Said
Kutukan, Manchester City Bakal Gagal Pertahankan Gelar Premier League
Vincent Kompany. (Sumber foto: Sky Sports)

RAKYATKU.COM, MANCHESTER - Manchester City berhasil menjuarai Premier League 2017/2018. Berkaca pengalaman Vincent Kompany, The Citizens bakal gagal pertahankan gelar mereka musim depan.

Ini adalah gelar liga kelima dalam sejarah The Citizens atau ketiga dalam tujuh musim terakhir. Sepanjang sejarah tim, mereka tidak pernah bisa mempertahankan gelar juara Premier League pada musim berikutnya.

Di kasta liga tertinggi Inggris, gelar The Citizens diraih pada musim 1936/1937. Namun mereka harus menunggu puluhan tahun berikutnya untuk meraihnya kembali. Gelar kedua baru mereka raih pada musim 1967/1968.

The Citizens mesti menunggu hingga abad ke-21 untuk meraih juara lagi. Saat pengusaha yang juga anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yaitu Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan masuk, The Citizens meraih juara Premier League 2011/2012. Namun, pada tahun berikutnya mereka gagal lagi.

The Citizens kembali juara pada 2013/2014 dan kini musim 2017/2018. Bek sekaligus kapten Vincent Kompany ingin memutus kutukan itu musim depan.

"Aku beruntung karena sudah memenangi gelar ini tiga kali, tetapi aku juga melewatkan beberapa di antaranya," kata Kompany dilansir Sky Sports. 

"Hari ini aku gembira. Aku rasa rekan-rekan setimku mungkin akan merasa sedikit tidak percaya, tetapi sekarang aku ingin melihat reaksi mereka," ujar pemain berusia 32 tahun ini.

"Aku tidak pernah bisa mempertahankan gelar dan aku ingin melihat apakah tim ini bisa lebih sukses lagi. Di usiaku saat ini, aku masih bisa belajar dan aku menikmatinya, tetapi ku rasa kami berbagi satu hal yaitu rasa lapar dan hasrat untuk tidak pernah merasa puas."

"Aku mungkin menjadi orang pertama yang memikirkan tentang musim depan. Aku ingin tetap rendah hati. Ini memang bukan sebuah dinasti, hanya satu titel. Ini brilian, tetapi aku ingin melepaskan seluruh potensi tim ini."