Jumat, 13 April 2018 09:33 WITA

Lakukan Blunder Fatal, Begini Cara Inzaghi Tebus Dosa

Editor: Abu Asyraf
Lakukan Blunder Fatal, Begini Cara Inzaghi Tebus Dosa
Simone Inzaghi

RAKYATKU.COM - Kegagalan Lazio ke semifinal Liga Europa 2018 tidak lepas dari blunder yang dilakukan Pelatih Simone Inzaghi. Mimpi masuk empat besar justru berakhir memiriskan.

Gol Ciro Immobile pada menit 55' sebenarnya membuat kaki Lazio sudah sampai ke semifinal. Keunggulan 1-0 itu membuat agregat Lazio dan Salzburg makin jauh, 5-2. Sebelumnya, Lazio menang telak 4-2 di kandang sendiri.

Namun, keunggulan itu tak membuat Inzaghi menginstruksikan anak buahnya untuk bertahan. Mereka tetap tampil agresif. Itu terlihat dari serangan yang mereka lancarkan. Salzburg dan Lazio sama-sama mencatat lima tembakan tepat sasaran.

"Saya tidak berpikir kami untuk bertahan. Kami mempunyai peluang mencetak gol. Dua gol mereka di Roma pun agak kebetulan," kata Inzaghi seperti dikutip dari Sky Sports.

"Perbedaanya adalah kami memiliki jumlah tembakan yang sama ke gawang lawan hari ini. Namun mereka bisa mencetak empat gol, sedang kami hanya satu gol," lanjutnya.
 
Keputusan untuk bermain menyerang jadi blunder. Setelah ketinggalan 0-1, Salzburg seperti menggila. Hanya satu menit berselang, Munas Dabbur langsung menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol itu membuat Lazio grogi. Akibatnya, Salzburg kian menggila. Pada menit 72' mereka akhirnya membalikkan keunggulan menjadi 2-1 lewat kaki Amadou Haidara.

Melihat ada peluang ke semifinal, mereka kian kesetanan di depan publik sendiri, Red Bull Arena Salzburg, Jumat dini hari (13/4/2018). Dalam waktu empat menit, mereka mencetak dua gol dengan masa jeda dua menit untuk setiap gol, melalui Hee-Chan Hwang menit 74' dan Stefan Lainer menit 76'.

Inzaghi tak mau menyalahkan pemain atas hasil tersebut. Menurutnya sepanjang pertandingan pemain Lazio sudah menunjukkan kerja keras. 

Dalam kesempatan ini Inzaghi juga meminta maaf kepada pendukung Lazio yang hadir memberikan dukungan. "Ini perjalanan emosional. Sayang kami tak bisa memberi mereka semifinal yang sudah ada di depan mata," katanya.

Dia pun mencoba menebus dosa dengan menghibur fans Si Elang Muda. "Saya yakin ini akan jadi langkah lain dalam pengalaman kami tumbuh. Jangan lupa, kami mempunyai pemain muda dalam kompetisi ini," katanya.

Berita Terkait