Minggu, 18 Maret 2018 12:31 WITA

Jersey Anyar PSM Sengaja Dibuat Mirip Milik West Ham

Editor: Nur Hidayat Said
Jersey Anyar PSM Sengaja Dibuat Mirip Milik West Ham
Desain jersey anyar PSM Makassar musim ini.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jersey anyar PSM Makassar untuk musim kompetisi tahun ini sekilas mirip dengan milik West Ham United. Apparel yang bekerja sama dengan Pasukan Ramang, Umbro, memang sengaja melakukan itu.

PSM telah meluncurkan skuat di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Sabtu malam (17/3/2018). Bersamaan dengan itu, PSM juga memamerkan jersey terbarunya untuk mengarungi dua kompetisi di tanah air, Liga 1 dan Piala Indonesia.

Berbeda dengan desain tahun-tahun sebelumnya, Umbro memberikan sentuhan baru untuk jersey Zulkifly Syukur dan kolega. Untuk jersey home berwarna merah gelap, sedangkan untuk away putih dengan corak garis-garis melintang di bagian dada.

CEO Umbro Indonesia, Ryan Gozali, mengungkapkan desain jersey PSM merupakan hasil adopsi dari salah satu tim peserta Premier League, yakni West Ham dan Everton saat kedua tim berlaga pada musim 1999.  

"Kebangkitan Everton dan West Ham tahun 1999 dan kita mengadopsinya ke jersey PSM Makassar," ungkap Ryan, Minggu (18/3/2018).

Jersey Anyar PSM Sengaja Dibuat Mirip Milik West Ham

Frank Lampard saat masih memperkuat West Ham United musim 1998/1999 silam.

Hal itu dilakukan tak lepas dari semangat baru yang diusung PSM dalam mengarungi musim baru. Olehnya, diharapkan jersey baru ini bisa mengembalikan kejayaan PSM. 

Adapun bahan jersey, kata Ryan, didatangkan langsung dari Tiongkok. "Tapi didesain di sini (Makassar) kemudian di Inggris persetujuannya," ungkapnya.

Untuk jersey home, sangat jauh berbeda dengan desain jersey tandang. Jersey home memiliki desain corak lebih banyak. Ternyata, juga ada makna di balik itu.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin, berujar terdapat corak Bugis Makassar dalam desain jersey kandang. "Ini ada corak tenun Makassar (Bugis Makassar), sama seperti jersey tahun lalu," ucapnya.

Hal itu, kata Appi--sapaan akrabnya--untuk tetap mempertahankan budaya adat istiadat Bugis Makassar pada sepak bola modern saat ini.

"Kemudian di belakang ada lambang pinisi, terus sebelah kanan Umbro, lambang PSM di kanan, dan disusul sponsor lain. Honda di belakang, dan lainnya," urainya.