Rabu, 14 Maret 2018 16:22 WITA

Kepada Media Polandia, Egy Maulana Blak-blakan Soal Sisi Negatif Sepak Bola Indonesia

Editor: Nur Hidayat Said
Kepada Media Polandia, Egy Maulana Blak-blakan Soal Sisi Negatif Sepak Bola Indonesia
Egy Maulana Fikri. (Foto: Piotr Hukalo dziennikbaltycki.pl)

RAKYATKU.COM, GDANSK - "Saya rasa masalah terbesar kami adalah terlalu sedikit akademi sepak bola yang bagus," demikian potongan wawancara Egy Maulana Vikri dengan media Polandia, Sport.

Egy Maulana sudah resmi diperkenalkan klub kasta tertinggi liga Polandia, Lechia Gdansk, Minggu waktu setempat (11/3/2018). Pemain kelahiran Medan itu pun berkesempatan wawancara eksklusif dengan Sport.

Salah satu pertanyan yang diajukan adalah kegagalan Indonesia mengukir prestasi bahkan di skala Asia. Padahal, dari segi populasi penduduk Indonesia termasuk empat besar di dunia.

Selain penuturan pada paragraf pembuka di atas, Egy juga berujar; "Selain itu, kami memiliki sekitar 260 juta penduduk, namun hanya ada sekitar tiga juta pelatih sepak bola," tutur Egy.

Egy mengatakan, faktor geografis Indonesia memengaruhi kesuksesan timnas di level internasional. "Indonesia adalah negara yang sangat luas dan besar. Tak mudah bepergian untuk mencari bakat di sana," ucapnya.

"Mencari bakat sangat susah. Kami juga sangat telat bermain sepak bola, kadang di usia 19 tahun kami baru memulai," ujarnya.

Meski begitu, Egy mengakhiri wawancara dengan kalimat optimisme bahwa sepak bola Indonesia akan lebih baik depan.