Senin, 19 Februari 2018 10:01 WITA

Dele Alli Dapat Dukungan Diving di Piala Dunia

Editor: Nur Hidayat Said
Dele Alli Dapat Dukungan Diving di Piala Dunia
Penggawa Tottenham Hotspur, Dele Alli, saat membela timnas Inggris. (SUMBER FOTO: INDEPENDENT)

RAKYATKU.COM, ROCHDALE - Hasil imbang 2-2 Rochdale dan Tottenham Hotspur pada laga Piala FA di Spotland Stadium, Minggu malam Wita (18/2/2018), memunculkan perdebatan. Sorotan mengarah kepada gelandang Spurs, Dele Alli.

Pada laga ini Rochdale unggul lebih dahulu pada menit ke-45 melalui gol Ian Henderson. Spurs kemudian membalas berkat lesakan penggawa anyar yang didatangkan dari Paris Saint-Germain (PSG), Lucas Moura, menit ke-59.

Spurs sesungguhnya sempat melakukan perayaan kelolosan ke babak selanjutnya usai Harry Kane mencetak gol melalui tendangan penalti menit ke-88. Namun, saat semua penonton mengira laga sudah usai, Rochdale berhasil mencetak gol balasan pada injury time tepatnya pada menit 90+3.

Kemenangan di depan mata pun seketika sirna. Spurs dan Rochdale pun harus menjalani laga replay. Pada laga selanjutnya Spurs giliran menjadi tuan rumah dan akan menjamu Rochdale di Wembley Stadium. Di babak sebelumnya, Spurs juga harus menjalani laga replay. Bermain 1-1 saat bermain di kandang Newsport, sebelum memastikan kelolosan saat menang 2-0 di Wembley Stadium.

Manajer Rochdale, Keith Hill, usai laga menyoroti proses kedua Spurs. Bukan karena eksekusi penalti Kane yang akhirnya berbuah gol, melainkan bagaimana pemain lawannya itu memperoleh penalti. Menurutnya, Dele melakukan diving. "Adalah sebuah hal brilian apabila pemain melihat itu (diving) sebagai peluang," ucap Hill dikutip Guardian.

Namun lebih dari itu, Hill juga memahami apa yang dilakukan Dele. Ia menganggap seluruh orang di Spurs, tidak terkecuali Dele akan melakukan segala cara untuk memenangkan laga. Hal sama berlakunya untuk timnya sendiri. 

Bahkan Hill akan sangat senang kalau Dele bisa melakukan hal serupa di kompetisi sekelas piala Dunia. "Saya tidak akan menentang dia. Bahkan, jika Alli melakukannya untuk Inggris di Piala Dunia 2018, maka saya pasti mendukungnya," ucap Hill.