Selasa, 13 Februari 2018 20:07 WITA

Manchester akan Tetap Merah, Bukan Biru

Editor: Nur Hidayat Said
Manchester akan Tetap Merah, Bukan Biru

RAKYATKU.COM, MANCHESTER - Mana yang lebih besar, Manchester United atau Manchester City? Jika pertanyaan itu ditujukan kepada gelandang Newcastle United, Jonjo Shelvey, ia akan memilih tim yang disebutkan pertama.

Manchester United memang tercatat sebagai tim tersukses di kasta tertinggi Liga Inggris. Mereka mengoleksi 20 gelar. Itu jauh lebih banyak dibanding Manchester City yang baru punya empat trofi juara Liga Inggris. 

Meski begitu, sejak dibeli Syeikh Mansour, Manchester Biru kini menjelma menjadi klub besar. Bukan hanya di Inggris tetapi juga di Eropa. Deretan pemain beken datang ke klub ini. 

Bahkan teranyar, Manchester City dinobatkan sebagai tim dengan skuat termahal. Organisasi periset sepak bola dunia yang berbasis di Swiss CIES Football Observatory, menyebut skuat Manchester City saat berisikan pemain yang bernilai 878 euro juta atau Rp14,7 triliun. 

Sementara itu, Manchester United ada di bawahnya dengan nilai skuat 747 juta euro atau setara Rp12,5 triliun. Di papan klasemen Premier League saat ini City kini nyaman memimpin klasemen dengan koleksi 72 poin. Berjarak 16 poin dengan United di posisi kedua.

Namun, bagi Shelvey, Manchester akan tetap merah, bukan biru. Baginya, Manchester United akan tetap berada di atas Manchester City. "Ketika saya bertumbuh, Manchester United merupakan tim terbesar di dunia dan mungkin saat ini mereka masih demikian," ujar Shelvey dikutip Daily Star.

"Tidak peduli seberapa banyak Manchester City memenangkan liga atau bagaimana gaya bermain mereka, Manchester United tetaplah Manchester United pada akhirnya. Mereka adalah klub yang lebih besar daripada Manchester City," ucapnya.