Rabu, 14 Februari 2018 07:30 WITA

Soal Standar Stadion, PT LIB: Tak Ada Lagi Toleransi

Editor: Fathul Khair Akmal
Soal Standar Stadion, PT LIB: Tak Ada Lagi Toleransi

RAKYATKU.COM - Operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan, tidak lagi memberikan toleransi terkait standardisasi stadion kandang.

Direktur Operasional LIB Tigor Shalomboboy mengatakan, pihaknya meminta agar Piala AFF U-18 dan U-15 yang bakal digelar di Indonesia pada 2018 ini, tidak menggunakan stadion klub Liga 1. Kalau itu dilakukan, hal itu dipastikan akan mengganggu jadwal klub yang sudah padat.

"Karena sudah beberapa klub tidak bisa menggunakan stadionnya untuk perhelatan Asian Games 2018. Kami menyarankan itu semua agar tidak ada kesulitan bagi klub Liga 1 berpindah-pindah kandang," ungkapnya.

Dari 18 klub peserta Liga 1 2018, ada empat klub yang belum memenuhi standar verfikasi stadion; PSIS Semarang, Perseru Serui, PSMS Medan, dan Bhayangkara FC. 

Tigor menegaskan, pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap klub-klub yang belum memiliki verifikasi stadion sebagai kandang.

"Kalau kami kurangi standar, maka publik dan klub menilai Liga [PT LIB] tidak konsisten. Tidak ada alasan untuk itu [meminta keringanan]," tegasnya dikutip CNNIndonesia.

Tigor menyebut klub-klub yang tahu stadionnya bakal dipakai Asian Games 2018, seharusnya sudah memilih alternatif stadion yang akan jadi kandangnya. Pasalnya, informasi gelaran Asian Games 2018 sudah diketahui sejak jauh-jauh hari.

Tigor kemudian merujuk PSIS yang ingin menggunakan Stadion Moch Subroto Magelang sebagai sebuah kesalahan. Meskipun berencana direnovasi, tapi akan memakan waktu satu sampai dua bulan.

"Begitupun Perseru, jadi jadwal televisi siaran langsung tidak boleh dibantah. Tidak ada toleransi lagi soal jadwal. Mereka harus penuhi itu. Konsekuensinya mereka harus mencari stadion untuk kandang sementara."

"Kami tidak ingin memberikan toleransi bermain di stadion yang belum memenuhi standar 100 persen," ujarnya.