Minggu, 11 Februari 2018 13:08 WITA

Soal Nasib Arsenal, Wenger Ingin Contoh Mourinho

Editor: Nur Hidayat Said
Soal Nasib Arsenal, Wenger Ingin Contoh Mourinho
Jose Mourinho berjabat tangan dengan Arsene Wenger dalam salah satu laga Premier League. Foto: Daily Star.

RAKYATKU.COM, LONDON - Arsenal tengah terseok-seok di Premier League. Memasuki pekan ke-27, The Gunners masih tertahan di peringkat keenam. Mereka mengoleksi 45 poin dan berjarak enam angka dari zona Liga Champions.

Meski begitu, Manajer Arsenal Arsene Wenger, menolak melempar handuk di Premier League. Alih-alih mengarahkan fokus ke kompetisi lain, menurut Wenger, hal tersebut masih terlampau dini. "Memprioritaskan Eropa? Terlalu dini. Sepak bola adalah bukan tentang mengalihkan tiga pertandingan dan kemudian memperhatikan untuk yang satu," ujar Wenger kepada dikutip Goal.

Wenger menjadikan Manajer Manchester United, Jose Mourinho, sebagai contoh. MU yang pada musim lalu menempati posisi kelima di klasemen akhir Premier League, baru mengalihkan fokus ke Liga Europa saat peluang menembus zona Liga Champions benar-benar sudah habis.

"Manchester United menentukan itu (alihkan perhatian) ketika mereka ada di semifinal (Liga Europa musim lalu). Kami masih jauh dari semifinal. Saya pikir kami harus berjuang untuk mendapat peluang kembali," tutur Wenger.

Usai kekalahan dari Tottenham Hotspur, Sabtu malam Wita (10/2/2018), posisi Arsenal kini memang sulit. Namun, Wenger tetap berharap timnya bisa menempati posisi empat besar Premier League di klasemen akhir. 

"Buat saya, ini adalah hasil yang sangat mengecewakan. Prioritasnya harus ada di Liga Champions lewat Liga Primer Inggris. Saya bukan fans berat untuk lolos ke Liga Europa lewat Liga Champions. Kalau ini adalah kesempatannya, kami harus berusaha dan mengambilnya dengan bagus, tetapi prioritasnya adalah Liga Primer Inggris," beber Wenger.