Rabu, 03 Januari 2018 15:49 WITA

Pentolan Persebaya 'Sentil' Wali Kota Surabaya

Editor: Almaliki
Pentolan Persebaya 'Sentil' Wali Kota Surabaya
Tri Rismaharini

RAKYATKU.COM - Setelah menjuarai Liga 2, bukan berarti Persebaya harus berbahagia melulu. Toh, Persebaya diketahui masih terbelenggu soal penggunaan Stadion Gelora Bung Tomo, sebagai kandang mereka untuk kompetisi Liga 1 2018.

Pendukung Persebaya, Bonek, merasa dipersulit soal pemakaian markas Persebaya. Makanya, dedengkot Bonek Mania, Andie Peci, mengkritik Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Alasannya sederhana, pada 2015 lalu, Risma sempat berjanji mendukung Persebaya Surabaya. Dilansir dari BeritaJatim, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini pernah melarang Persebaya untuk menggunakan stadion di luar Surabaya, setelah manajemen Persebaya berencana menggunakan Stadion Gelora Bangkalan.

"Jangan. Tidak usah keluar Surabaya. Di Surabaya ada stadion kok pakai stadion kota lain," tutur Risma dpada 2015 lalu. Risma juga berjanji akan memberikan diskon untuk sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang semula sekitar Rp 40 juta per pertandingan.

Salam hangat Ibu,

Persebaya kan tahun 2015 tidak ikut kompetisi sepak bola Indonesia? Hak Persebaya kan baru dipulihkan 8 Januari 2017. Konsisten itu mutlak utk seorang pemimpin 

Salam hangat lagi, Ibu....

Dari kicauan Andi, banyak tanggapan yang bermunculan.

Sebelumnya, manajer Persebaya Chairul Basalamah, menilai pihak klub masih trauma pada Pemkot Surabaya. Dia merasa pihak Persebaya dikerjai, kala menjalani Celebration Games, di mana kericuhan terjadi saat melawan PSS Sleman dan pihak Pemerintah Kota Surabaya sendiri seolah tak berkontribusi memberikan dukungan kepada Bajul Ijo.