Sabtu, 18 November 2017 06:30 WITA

Kepergian Syamsul dan Suporter PSM yang Menahannya

Editor: Almaliki
Kepergian Syamsul dan Suporter PSM yang Menahannya
Syamsul Chaeruddin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Syamsul Chaeruddin mengungkapkan awal dirinya memilih untuk pamit dari PSM Makassar musim ini. Ia mengakui, kontribusinya yang kurang dalam musim ini, menjadi awal dirinya memilih tidak melanjutkan kariernya di PSM Makassar musim depan. 

"Saya kurang kontribusi. Cuma saya yang merasa kurang kontribusi, ya maka saya memilih pergi. Dan kesempatan buat pemain mudalah, sudah saatnya membuktikan," ujar Syamsul. 

Pemain yang mengidolakan Nedved ini, memberi sinyal, ia akan memikirkan tujuan klubnya pada musim depan, usai kontraknya habis di PSM Makassar. Ia pun menyebut, bahwa bulan Januari 2018, adalah batas akhir kontraknya di PSM Makassar.

"Selama saya masih punya kontrak, sebagai pemain profesional kita tidak boleh berbicara sama klub lain, kalau kita masih ada kontrak. Saya sampai Januari, makanya saya tidak berani (komunikasi dengan klub lain)," katanya. 

"Saya belum pikirkan itu, karena sekarang saya masih fokus sama keluarga," pungkasnya.

Menarik untuk ditunggu, mantan Kapten Pasukan Ramang ini akan hijrah ke klub mana pada musim depan. Syamsul tentu saja membawa misi, pada musim depan, ia akan membuktikan bahwa permainannya belum habis.

Di sisi lain, Syamsul dituntut untuk bertahan di PSM. Alasannya, desakan suporter kepada manajemen PSM untuk mempertahankan Syamsul di kubu Pasukan Ramang, semakin menguat.

Usai kata-kata pamit yang terlontar dari pria yang akrab disapa Dg Sila ini mengemuka. Para suporter terus bersuara di media sosial, dan memberi masukan kepada manajamen PSM. Jika memang tak jadi pemain, ia bisa menjadi pembina PSM muda atau Asisten Pelatih di PSM Makassar.