Jumat, 10 November 2017 22:42 WITA

Paulinho Berbicara Soal Rasis dan Teror di Barcelona

Editor: Almaliki
Paulinho Berbicara Soal Rasis dan Teror di Barcelona
Paulinho

RAKYATKU.COM - Paulinho telah bermain di delapan klub yang berbeda, di tiga benua yang berbeda, dan telah membuka beberapa pengalamannya dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Salah satu tugas terberatnya adalah di sisi Lithuania FC Vilnius, mengingat bahwa dia mengalami rasisme.

"Ketika saya berumur 16 tahun, saya mengambil risiko untuk membantu keluarga saya dan saya bermain di Lithuania dan di Polandia," katanya dalam sebuah wawancara dengan majalah Barcelona, saat dia merenungkan karirnya sejauh ini.

"Di Lithuania, saya menderita kasus rasisme, tapi ini adalah pengalaman positif dan saya dibuat matang."

"Kemudian di Tottenham, saya menikmati tahun pertama yang sangat bagus, tapi yang kedua lebih sulit."

"Namun, saya tidak menyesal untuk menandatangani kontrak dengan mereka, dan saya tidak ingin melakukannya lagi."

"[Seperti untuk China], saya menyukai pengalaman saya di sana. Ini adalah tempat dengan budaya yang sangat berbeda."

Sekadar diketahui, pertunjukannya di China, memberi dia kesempatan pada musim panas ini pindah ke Nou Camp, dan juga berbicara tentang bagaimana dia telah menetap di kehidupan di Catalonia, di mana ada serangan teroris pada hari pertamanya.

"Ada serangan di Barcelona dan di Cambrils pada hari pertama saya, dan saya tidak pernah mengalami hal seperti itu," kenangnya.

"Ini adalah hari yang istimewa bagi saya, tapi saya memiliki kenangan yang menyedihkan tentang hal itu."

"Dari pertama saya hari saya telah disambut ke ruang ganti dengan cara terbaik dan ada suasana bahagia dengan perasaan keluarga. Saya telah menyesuaikan diri dengan sambutan yang baik yang saya terima."

Di lapangan, pemain berusia 29 tahun itu, telah telah berkembang sejauh ini, dalam membantu hal defensif serta serangan. Ia juga sudah mencetak tiga gol di LaLiga.