Kamis, 09 November 2017 15:38 WITA

Jika Banding Mitra Kukar Diterima, Bhayangkara FC Tetap di Puncak

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Jika Banding Mitra Kukar Diterima, Bhayangkara FC Tetap di Puncak
Bhayangkara FC mengunci gelar juara Gojek Traveloka Liga 1 di Pekan 33 setelah mengalahkan Madura United.

RAKYATKU.COM - Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, mengaku bangga dengan pencapaian para pemainnya di Gojek Traveloka Liga 1 2017. Bahkan terlepas timnya mau juara atau tidak, pelatih Skotlandia itu mengaku tetap menaruh hormat terhadap Evan Dimas dan kawan-kawan.

Penyebabnya adalah jumlah kemenangan yang saat ini didapat Bhayangkara FC. Hingga pekan ke-33 yang berarti kompetisi tinggal menyisakan satu pertandingan lagi, Bhayangkara sudah mengoleksi 22 kemenangan.

Seandainya Komisi Banding mengabulkan banding Mitra Kukar, Bhayangkara FC tetap masih memimpin klasemen karena unggul poin. "Kami mampu meraih kemenangan lebih banyak dari tim lain," ucap Simon McMenemy.

Di pekan terakhir Bhayangkara FC akan menghadapi Persija Jakarta. Pertandingan rencananya diselenggarakan di Stadion Patriot, Kota Bekasi. Bila tidak mengalami perubahan laga itu dijadwalkan berlangsung pada Minggu 12 November 2017.

Bhayangkara FC musim ini bisa dikatakan sebagai tim yang mengejutkan. Di awal kompetisi tampak kurang meyakinkan, tapi mulai akhir putaran pertama The Guardian tancap gas.

Bhayangkara FC bahkan meninggalkan juara paruh musim Bali United dan Madura United. Hingga akhirnya di pengujung kompetisi musim ini, Bhayangkara tinggal menjaga ritme permainan agar tidak kehilangan poin.

Sekjen PSSI: Komdis Sudah Tepat Hukum Mitra Kukar

Keputusan Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kekalahan walk out untuk Mitra Kukar saat menghadapi Bhayangkara FC pada tanggal 3 November 2017 lalu, dinilai sudah tepat. Mitra Kukar terbukti melanggar dengan memainkan pemain asingnya Mohamed Sissoko yang sedang menjalani masa hukuman larangan dua kali tampil setelah terkena kartu merah.

loading...

Jika Banding Mitra Kukar Diterima, Bhayangkara FC Tetap di Puncak(Sekjen PSSI, Ratu Tisha)

Dalam keputusan Komdis PSSI pada 28 Oktober 2017, Sissoko dilarang tampil dalam dua laga, yakni saat melawan Bhayangkara FC pada tanggal 3 November 2017 dan Persiba Balikpapan pada 11 November 2017.

Terkait status Sissoko ini, salinan keputusan telah disampaikan secara resmi kepada Mitra Kukar pada tanggal 31 Oktober 2017. Dengan demikian, status Sissoko jelas tidak boleh dimainkan pada laga melawan Bhayangkara yang saat itu berkesudahan 1-1.

“PSSI harus melindungi aspek integrity, profesionalisme klub dan quality of the game. Surat keputusan sudah dikirim, otomatis hukumannya berlaku dan harus dihormati," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, seperti dilansir pssi.org.

Sesuai dengan Pasal 57, Regulasi Liga 1 tentang kartu kuning dan merah ayat 13 dan 14 menyebutkan, ketentuan tentang kartu kuning dan kartu merah mengikuti aturan yang ditetapkan dalam kode displin.

Sebagai klub profesional, klub harus mengedepankan integritas dan profesionalisme. Manajemen klub bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap kartu kuning dan/atau kartu merah serta status hukuman yang diterima oleh pemain dan official masing-masing dan memastikan semua pemain dan official tersebut terdaftar dan berhak untuk terlibat dalam pertandingan.

Dalam surat nomor 112/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 yang ditandatangani Ketua Komite Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus, disebutkan selain kalah WO atau 0-3, mereka juga harus membayar denda Rp 100 juta.

Loading...
Loading...