Senin, 06 November 2017 23:32 WITA

PSM Makassar Kalah, Faktor Pluim Hingga Politik?

Editor: Sulaiman Abdul Karim
PSM Makassar Kalah, Faktor Pluim Hingga Politik?
Spanduk berbau politik di dalam Stadion Andi Mattalatta, Makassar, saat menjamu Bali United, Senin (6/11/2017).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PSM Makassar dipaksa bertekuk lutut saat menjamu Bali United, Senin (6/11/2017). Kekalahan ini cukup menyesakkan, mengingat Pasukan Ramang butuh kemenangan untuk menjaga asa juara, setelah penantian 17 tahun lamanya. 

Kekalahan PSM Makassar kian menyesakkan, karena ini adalah kali pertama sejak liga resmi bergulir. Lalu, apa saja yang menyebabkan kekalahan itu?

Secara teknis permainan, performa Wiljan Pluim tak begitu signifikan. Pada beberapa momen yang seharusnya bisa menghasilkan peluang, Pluim justru tak memaksimalkannya. Menurunnya performa Pluim, benar-benar berimbas pada kreasi serangan Pasukan Ramang. 

PSM Makassar sendiri, meniadakan sesi press konferens. Padahal, sejumlah awak media sudah tak sabar untuk menunggu analisa pelatih soal kekalahan ini. 

PSM Makassar Kalah, Faktor Pluim Hingga Politik?(Ruang press konferens di Stadion Andi Mattalatta Makassar)

Sementara itu di jagad sosial media, isu politik lebih berhembus kencang, terkait kekalahan ini. Sehingga fokus manajemen PSM Makassar terganggu.

Warganet pun banyak yang menyayangkan spanduk berbau politik Pilgub Sulsel dan Pilwalkot Makassar di dalam stadion. Bahkan sebelum laga, salah satu kandidat di Pilgub Sulsel juga menemui pemain PSM Makassar. 

Di pertemuan itu, diwarnai dengan sesi foto sembari bergaya yang identik dengan salam kampanye sang kandidat.