Selasa, 31 Mei 2016 16:00 WITA

Krisis Finansial, Klub Bakrie Group di Liga Australia Terkatung-katung

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Krisis Finansial, Klub Bakrie Group di Liga Australia Terkatung-katung
Pelatih Brisbane Roar John Aloisi

RAKYATKU.COM - Federasi Sepakbola Australia atau disebut FFA, tengah mempertimbangkan upaya pembekuan terhadap klub milik Bakrie Group, Brisbane Roar. Hal itu setelah manajemen klub tidak bisa memberi kepastian tentang rencana masa depan klub tiga jawara Liga Australia itu. 

Dilansir couriermail.com.au, krisis finansial menjadi penyebab klub papan atas Australia itu terancam tak sanggup mengarungi musim depan. Hal itu pula yang menyebabkan sejumlah petinggi klub hengkang. Meski sudah diberi waktu untuk mengatasinya selama tujuh hari, namun pihak Bakrie Group belum bisa memberikan jawaban pasti kepada FFA terkait jalan keluar masalahnya. 

Bahkan, FFA mengaku kehilangan kontak dengan manajemen Bakrie Group, sebagai pemilik Brisbane Roar. Pejabat FFA pun kecewa dan frustrasi dengan kurangnya informasi yang diberikan oleh Direktur Klub Brisbane Roar, Demis Djamaoeddin. Cheif Eksekutif FFA, David Gallop berharap Djamaoeddin untuk segera menjelaskan rencana Bakrie Group untuk Brisbane Roar.

Krisis keuangan Brisbane Roar sebenarnya telah terjadi sejak tahun lalu. Saat itu FFA memberi dispensasi dan masih mengizinkan Bakrie Group mengelola Brisbane Roar. Petinggi Brisbane Roar, Rahim Soekasah tetap menjabat. Namun, ia diketahui sudah tidak lagi di Australia. 

Loading...
Loading...

Berita Terkait