10 August 2017 16:13 WITA

Merekrut Deulofeu, Untung atau Buntung Barcelona?

Editor: Almaliki
Merekrut Deulofeu, Untung atau Buntung Barcelona?
Deulofeu, Courtessy: Mundo deportivo

RAKYATKU.COM - Gerard Deulofeu membantu Barcelona menjuarai Joan Gamper dengan satu gol dan dua assist-nya saat melawan Chapecoense. Panggung Deulofeu yang kedua adalah pada Minggu mendatang, saat Barcelona melawan Real Madrid.

Pemain sayap Catalan ini memang baru sekali dimainkan dalam laga pra-musim. Usai melewatkan tur Amerika karena ketidaknyamanan otot yang menderanya. Pada posisinya saat itu, memang masih diisi Neymar. Ada pula Arda Turan. Ia juga bisa digantikan oleh Denis Suarez.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah ia akan terus dipercaya tampil atau paling tidak mendapat tempat di Barcelona? Jangan sampai, pengaktifan klausul pembeliannya sebesar 12 juta euro, hanyalah sekadar bisnis belaka dan sama sekali tidak menjadi bagian dari proyek baru Barcelona.

Di Blaugrana, Deulofeu memiliki kontrak sampai Juni 2019 dan klausul penghentiannya relatif terjangkau, yaitu 20 juta euro. Barca tahu bahwa pesepakbola itu tidak minat untuk kembali ke Camp Nou, karena di Milan ia telah menemukan kepercayaan dan stabilitas yang ia cari, baik di bidang olah raga maupun di bidang pribadi. Namun lagi-lagi, alasan pengaktifan klausul yang membuatnya kembali.

Deulofeu juga dikabari Julen Lopetegui dan tahu, bahwa jika ia tidak memiliki menit di klub, dapat membahayakan kehadirannya di Piala Dunia tahun depan. Tentu saja, jika ia bertahan sampai 2018 dalam kondisi seperti itu, bisa jadi akan menjadi tahun untuk mengakhiri kariernya dan sekaligus untung buatnya. Barcelona buntung, jika ia pergi dengan harga murah.

Tetapi kata Valverde, ia menyukai Deulofeo saat berlari di sisi kiri Barcelona. "Deulofeu cepat dan pandai membuka ruang. Kami bisa memanfaatkannya," kata Valverde dikutip dari Mundo Deportivo.