Kamis, 06 April 2017 10:42 WITA

PSM Tunggu Kabar dari PSSI Soal Marquee Player Miliknya

Penulis: Wahyu Susanto S
Editor: Almaliki
PSM Tunggu Kabar dari PSSI Soal Marquee Player Miliknya
Munafri Arifuddin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua pemain asing PSM Makassar, Wiljan Pluim dan Steven Paulle, masih menunggu kepastian dari pihak PSSI, terkait status yang mereka pegang dalam kategori pemain marquee player untuk kompetisi Liga 1 yang digulirkan 15 April 2017 mendatang.

Direktur Media PSSI, Hanif Thamrin mengatakan, memang dua pemain asing PSM bisa dikategorikan marquee player. Apa lagi, Pemain asal Belanda dan Perancis ini memang pernah membela klub di kompetisi tertinggi di negara mereka masing-masing.

"Karena mereka pernah main di liga Belanda dan Prancis. Sementara kita menunggu keputusannya," katanya, Kamis (6/4/2017).

Berdasarkan aturan marquee player di Indonesia, pemain yang masuk dalam kategori ini adalah pemain yang pernah bermain di liga top dunia termasuk Belanda dan Perancis.

PSM Tunggu Kabar dari PSSI Soal Marquee Player Miliknya

Loading...

Sedangkan peraturan marquee player yang dikeluarkan, memungkinkan setiap tim bisa menggunakan hingga lima pemain marquee player sesuai dengan keuangan mereka. Sehingga, manajemen PSM dan tim kepelatihan berupaya mencari pemain tepat untuk tim.

Hanya saja, lanjut Thamrin, pihaknya masih menunggu berkas resmi dari PSM Makassar untuk menentukan status kategori pemain tersebut sebelum liga digulirkan. "Kalau bisa secepatnya, karena akan dijustifikasi dulu sebelum ditentukan," ungkapnya.

Sebelumnya, CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan, telah lebih dulu mendatangkan pemain berstatus marquee player ke dalam tim Ayam Jantan dari Timur. Yakni Pluim dan Steven. Untuk itu, pihaknya bakal secepatnya mengurus status kedua pemain tersebut.

"Persyaratannya, pemain marquee player merupakan pemain yang pernah membela timnas di piala dunia tiga tahun terakhir, atau pernah bermain di tujuh liga besar di Eropa. Dua pemain kita pernah merasakannya. Jadi kita akan segera rekomendasikan," katanya.

Loading...
Loading...