Sabtu, 11 Februari 2017 22:53 WITA

Redam Serangan "Tujuh Hari Tujuh Malam" Arema, Pelatih Persija Girang

Editor: Vkar Sammana
Redam Serangan

RAKYATKU.COM - Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra mengatakan, anak asuhnya sukses menahan imbang Arema FC yang bermain apik pada laga kedua grup B Piala Presiden 2017, karena mampu bermain disiplin sepanjang laga. Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malan, itu sendiri berakhir dengan skor 1-1.

Stefano menyebut, barisan pertahanan dan lini tengah Persija bermain begitu rapih sehingga mampu menahan gempuran serangan "tujuh hari tujuh malam" yang digencarkan Arema pada pertandingan itu.

"Meski kami bermain imbang, hasil ini pantas kami dapat. Kami bermain rapih dan disiplin. Saya mencoba komposisi pemain yang berbeda. Di ajang ini kami bisa membawa semua pemain dan akan kami manfaatkan untuk mempersiapkan diri. Di laga ini, 7 pemain starter kami di laga sebelumnya kami ganti," kata Stefano.

Satu pemain Persija yang dianggap berpengaruh dalam pertandingan ini, adalah Jhonathan. Stefano menyebut, ia begutu baik saat membawa bola, apalagi memaksimalkan peluang yang dimiliki Persija.

Loading...

"Jhonathan pemain baru. Ia kuat dan memiliki kriteria yang disukai penonton Indonesia. Ia pun sukses cetak gol dan itu bagus untuknya ke depan. Kami masih proses evaluasi. Baik di sesi latihan maupun pertandingan," demikian dia.

Sementara itu, Bambang Pamungkas yang bermain 90 menit untuk Persija Jakarta mengakui jika Arema FC unggul di semua lini. Namun, timnya bermain solid dan mampu mengimbangi permainan anak asuh Ajo Santoso.

"Arema lebih bagus, namun kami juga tampil solid. Ini hasil yang fair dan kami berharap bisa lolos ke fase selanjutnya. Soal rekor lawan Arema, kami tidak berpikir. Kami fokus menjadikan ajang ini sebagai ajang persiapan," terang dia.

Loading...
Loading...