10 January 2017 10:34 WITA

Menanti 'Drogba' Hongkong di PSM Makassar

Editor: Vkar Sammana
Menanti 'Drogba' Hongkong di PSM Makassar
Paul Olivier Ngue Mayo (Foto: Wikipedia)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kuota setiap klub untuk menggunakan pemain asing di kompetisi Liga Indonesia musim 2017 dipastikan berkurang dari musim sebelumnya. Di mana PSSI sudah memastikan bakal menerapkan regulasi untuk pemain asing menjadi 2+1.

Artinya, setiap klub hanya diperbolehkan merekrut dua pemain asing yang berasal dari negara mana saja plus satu pemain asing dari Asia. Sebelumnya, di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 setiap klub hanya di jatah 3+1 untuk pemain asing.

PSM Makassar sendiri berencana menyeleksi dua pemain, yakni Steven Paulle yang berposisi bek dan Marcos Vinicius da Costa berposisi sebagai penyerang. Menyusul keputusan itu, dan mengingat Pasukan Ramang sudah memiliki satu pemain asing, yaitu Wiljan Pluim, manajemen dikabarkan membatalkan pemanggilan Marcos Vinicius da Costa.

Paul Olivier Ngue Mayo (merah)

Kini, tim kebanggaan warga Kota Makassar tengah fokus mencari pemain asing asia sebagai target utama guna mencukupi kuota pemain asing. Nama Paul Olivier Ngue Mayo mulai mencuat. Pemain ini berasal dari Kamerun, namun telah mengganti kewarganegaraan dan membela Timnas Hongkong.

Jika performanya apik, pemain ini tentu bisa mencukupi kuota pemain asing asia tim 'Juku Eja'. Pemain berusia 28 tahun ini dijuluki 'Drogba' Hongkong oleh rekan-rekannya.

Namanya sudah diusulkan oleh agennya sendiri, Matheuw kepada manajemen PSM Makassar. Matheuw mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan nama itu untuk seleksi di PSM Makassar.

Paul Olivier Ngue Mayo (orange)

"Paul Ngue sudah kami usulkan. Saya sudah sampaikan langsung ke 
Munafri Arifuddin (CEO PSM)," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (10/1/2017).

Menurut Matheuw, Paul Ngue pernah membela Timnas Kamerun U-17 sebelum dia dinaturalisasi dan membela Timnas Hongkong. Artinya, kata Matheuw, pemain itu berkewarganegaraan asia.

PSM sendiri masih berupaya mendatangkan pemain asing yang memiliki kualitas terbaik. Apalagi, saat ini sudah ada nama Wiljan Pluim. Sehingga, kuota pemain asing Juku Eja tinggal dua, satu diantaranya pemain asing asia.