Sabtu, 14 Desember 2019 19:06 WITA

Darije Kalezic Mundur dari Kursi Pelatih PSM Makassar

Penulis: Rizal
Editor: Abu Asyraf
Darije Kalezic Mundur dari Kursi Pelatih PSM Makassar
Darije Kalezic

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Ruangan konferensi pers di Stadion Andi Mattalatta tiba-tiba hening. Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menyampaikan sebuah pesan mengejutkan.

Ia mundur dari kursi pelatih PSM. Setelah itu, matanya berkaca-kaca. Sesekali tertunduk lalu mengernyitkan dahi. Seperti mengambil sebuah keputusan berat.

"Besok (melawan PSS Sleman) adalah pertandingan terakhir saya di Makassar sebagai pelatih," tegasnya dalam sesi jumpa pers jelang laga PSM menjamu PSS Sleman di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu sore (14/12/2019).

Keputusan Darije ini terbilang mengejutkan. Sebab disampaikan sehari jelang PSM menjamu PSS Sleman. Laga pekan ke-33 Liga 1 2019 itu akan digelar di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (15/12/2019).

Arsitek berpaspor Swiss itu juga menegaskan. Takkan lagi menemani tim Juku Eja saat bertandang ke markas Persib Bandung, Minggu (22/12/2019) mendatang. Pertandingan itu merupakan laga pamungkas PSM musim ini.

"Saya memiliki pengalaman dengan menghabiskan waktu di sini. Saya ucapkan terima kasih kepada semua fans untuk musim yang baik ini. Juga ingin memberi ucapan terima kasih kepada staf dan pemain saya," demikian Darije.

Darije menukangi PSM sejak diperkenalkan pada Februari lalu. Mantan pelatih Roda JC Kerkrade itu merupakan suksesor Robert Rene Alberts di PSM.

loading...

Darije dikontrak selama semusim. Ia mempersembahkan trofi Piala Indonesia 2018/2019. Sekaligus mengakhiri puasa gelar PSM selama 19 tahun.

Namun, prestasi anjlok PSM di Liga 1 musim ini jadi penyebabnya. Kondisi internal tim yang tidak kondusif membuat Darije terus jadi sorotan. Tuntutan mundur pun mulai digaungkan suporter.

Terlebih lagi, pelatih berusia 50 tahun itu mencatatkan rekor buruk bagi PSM. Juku Eja belum pernang menang di laga tandang musim ini. 

Total 16 laga away sudah dilakoni PSM. Tak satupun berhasil dimenangkan. Hanya mampu meraih hasil imbang tiga kali. 13 laga diantaranya berakhir dengan kekalahan.

Good bye, coach. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasimu untuk PSM!
 

Loading...
Loading...