Selasa, 17 September 2019 06:30 WITA

Ronaldo Menangis Nonton Video Jadul Ayah yang Belum Pernah Dilihat Sebelumnya

Editor: Nur Hidayat Said
Ronaldo Menangis Nonton Video Jadul Ayah yang Belum Pernah Dilihat Sebelumnya
Cristiano Ronaldo. (Foto: The Sun)

RAKYATKU.COM - Cristiano Ronaldo menangis saat diperlihatkan video lawas mendiang ayahnya. Momen itu terlihat saat megabintang Juventus itu diwawancara jurnalis kawakan Inggris, Piers Morgan. 

Dalam sesi tanya jawab itu, Morgan memerpelihatkan sebuah video mendiang ayahnya Ronaldo, Jose Dinis Aveiro. Jose Dinis, ayah kandung Ronaldo, meninggal pada 2005 karena liver, Jose Dinis merupakan peminum alkohol dan mantan tentara.

Dalam sebuah interview sebelum Piala Eropa 2004, Jose Dinis mengaku sangat bangga pada Ronaldo. Video wawancara itu rupanya belum pernah ditonton Ronaldo sama sekali sehingga membuatnya menangis.

"Saya tak pernah melihat videonya. Tak pernah. Sulit dipercaya," ucap Ronaldo seperti dilansir Daily Mail.

Perasaan Ronaldo campur aduk melihat ayahnya begitu bangga padanya. Padahal, pemilik lima Ballon d'Or tersebur mengaku tak terlalu kenal ayahnya yang merupakan pemabuk berat.

Loading...

"Saya kira wawancaranya begitu menyenangkan, tapi saya tak menyangka akan menangis. Tapi saya tak pernah melihatnya. Saya tak tahu di mana anda mendapatkannya. Saya harus punya untuk menunjukkannya kepada keluarga saya," ungkap pemain asal Portugal itu.

"Tapi saya benar-benar tak kenal ayah saya 100 persen. Dia seorang pemabuk. Saya tak pernah bicara dengannya, seperti mengobrol seperti biasa, itu sulit," kenang Ronaldo yang pernah bermain untuk Sporting Lisbon, Manchester United, dan Real Madrid.

Ronaldo mengungkap hal yang paling membuatnya sedih tentang ayahnya. Ia tak bisa menunjukkan semua prestasinya kepada Jose Dinis, yang juga tak kesampaian melihat empat cucunya dari Ronaldo.

"Untuk menjadi yang nomor satu dan dia tak melihat apa-apa, dan dia tak melihat saya meraih gelar, melihat saya menjadi apa," ungkap pemain yang sudah menjuarai Liga Inggris, Spanyol, Italia, serta lima kali juara Liga Champions itu.

Loading...
Loading...