Kamis, 12 September 2019 03:00 WITA

Maitimo dan Balde Tampil Melempem, Begini Pembelaan Pelatih PSM 

Penulis: Rizal - Arfa Ramlan
Editor: Abu Asyraf
Maitimo dan Balde Tampil Melempem, Begini Pembelaan Pelatih PSM 
Amido Balde (kanan) gagal mengonversi sejumlah peluang emas menjadi gol saat melawan PSIS Semarang, Rabu (11/9/2019). (FOTO: ARFA RAMLAN/RAKYATKU.COM)

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Rekor PSM yang belum terkalahkan di kandang sendiri sejak bergulirnya Liga 1 2019 akhirnya kandas.

Tim Juku Eja menyerah dari tangan PSIS Semarang dengan skor tipis 0-1 pada laga tunda pekan ke-11 Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (11/9/2019).

Kekalahan tersebut begitu menyakitkan. Bukan hanya memutus rekor PSM, tetapi juga membuat Pasukan Ramang gagal memperbaiki posisinya di klasemen sementara Liga 1 2019.

Dua pemain jadi sorotan dalam laga tersebut, yakni Raphael Maitimo dan Amido Balde. 
Banyak kalangan menganggap Maitimo gagal menggalang kekuatan di lini tengah PSM. Terbukti, PSIS sangat mendominasi lapangan tengah nyaris sepanjang laga.

Sementara itu, Balde membuang begitu banyak peluang emas di depan gawang tim Mahesa Jenar, julukan PSIS.

Terkait hal tersebut, Pelatih PSM, Darije Kalezic membela keduanya. Bagi Darije, Maitimo sama sekali tak melakukan satu kesalahan pun dalam laga tersebut.

"Dia (Maitimo) tidak membuat kesalahan apapun. Makanya saya tidak perlu melakukan evaluasi khusus untuk Maitimo secara pribadi. Tak ada satupun kesalahan yang dia lakukan," beber Darije dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Loading...

Keputusannya menarik keluar Maitimo dan memasukkan Ferdinand Sinaga di pertengahan babak kedua, kata Darije, bukan karena gelandang naturalisasi itu bermain buruk. 

"Saya mengganti dia (Maitimo) karena butuh suntikan pemain yang lebih ofensif di lapangan, yaitu Ferdinand. Tidak ada hubungannya dengan individu, ini murni karena taktik," tambahnya.

Sementara untuk Balde, pelatih asal Bosnia Herzegovina ini menyebut bahwa strikernya tersebut hanya kurang beruntung saja. 

Bagi dia, penempatan posisi yang dilakukan mantan striker Persebaya Surabaya itu dalam berbagai momentum di lapangan sudah tepat.

"Saya senang dia (Balde) ada dalam posisi dimana peluang itu berada. Hasil malam ini cukup malam ini saja. Kita harus terima bahwa kita tidak cukup beruntung dalam hal penyelesaian. Empat kali kesempatan, harusnya kita bisa mencetak satu gol saja. Tapi kita tidak beruntung malam ini," pungkas Darije.
 

Loading...
Loading...