Sabtu, 15 Juni 2019 07:30 WITA

Copa America 2019

Kesempatan Terakhir Lionel Messi Persembahkan Trofi untuk Argentina

Editor: Abu Asyraf
Kesempatan Terakhir Lionel Messi Persembahkan Trofi untuk Argentina
Lionel Messi

RAKYATKU.COM - Copa America 2019 menjadi kesempatan terakhir Lionel Messi untuk mempersembahkan trofi kepada timnas Argentina. 

Selama ini, tidak ada yang meragukan aksi-aksi individunya di lapangan hijau. Sayangnya, dia belum sekalipun mempersembahkan gelar juara untuk Argentina.

Kini, Messi sudah berusia 31 tahun. Pemain yang dijuluki La Pulga itu sudah 15 tahun berseragam La Abiceleste, sejak 2005.

Dia sudah bermain pada empat edisi Piala Dunia dan empat Copa America. Namun, tak satu pun gelar dia persembahkan untuk negaranya.

Messi juga masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Argentina. Dia mengoleksi 67 gol dari 130 penampilannya bersama Tim Tango.

Namun, lagi-lagi gol-gol itu belum mampu membuat Messi bisa melabuhkan gelar untuk Argentina. Kondisi ini berbanding terbalik dengan prestasi gemilangnya bersama klub Spanyol, Barcelona.

Sejak bergabung tahun 2004, dia telah menyumbang 10 gelar Liga Spanyol, plus empat gelar Liga Champions. Itu belum termasuk enam gelar Copa del Rey, tujuh gelar Piala Super Spanyol, plus tiga Piala Super Eropa dan tiga gelar Piala Dunia Klub.

Loading...

Pendek kata, prestasi Lionel Messi di Barcelona berbeda 180 derajat dari torehannya di timnas Argentina, di ajang Piala Dunia atau Copa America.

Messi memang pernah membuat harum nama Timnas Argentina, namun hanya untuk level junior. Yaitu saat memenangkan Piala Dunia U-20 tahun 2005, dan emas Olimpiade 2008.

Untuk level senior, Messi sejauh ini hanya mampu membawa Argentina ke partai puncak. Termasuk di dua edisi terakhir Copa America, saat dengan menyakitkan, mereka harus dua kali berturut-turut dipermalukan Chile.

Di level Piala Dunia pun, Lionel Messi pernah membawa Argentina melaju ke final pada 2014 di Brasil. Ketika itu, Tim Tango kalah 0-1 dari Jerman.

Lionel Messi akan berusia 34 tahun saat Piala Dunia 2022 digelar di Qatar. Di usia tersebut, jelas sudah tak ideal baginya berharap mampu memberikan yang terbaik demi memenangkan Piala Dunia.

Tak heran, banyak yang menyebut, Copa America di Brasil menjadi kesempatan terbaik, sekaligus kesempatan terakhirnya untuk membuktikan kapasitasnya bagi negeri tercinta.
 

Loading...
Loading...