Sabtu, 27 April 2019 19:19 WITA

Babak 8 Besar Piala Indonesia

Dikerjai Bhayangkara, Ini Syarat PSM Lolos ke Semifinal

Editor: Abu Asyraf
Dikerjai Bhayangkara, Ini Syarat PSM Lolos ke Semifinal
Striker PSM, Eero Markkanen tak bisa berkutik dikepung pemain Bhayangkara FC di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

RAKYATKU.COM - PSM Makassar harus melakoni perjuangan berat menuju semifinal Piala Indonesia 2018-2019. Penyebabnya, Willem Pluim cs menderita kalah 2-4 atas Bhayangkara FC, Sabtu (27/4/2019).

Bila ingin lolos ke semifinal, tidak ada pilihan lain bagi PSM kecuali menang dengan skor minimal 2-0. Laga leg kedua babak 8 besar akan berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (3/5/2019).

Dengan kemenangan 2-0 itu, agregat menjadi 4-4. Jika itu terwujud, maka PSM yang lolos ke babak empat besar. Willem Pluim berhasil mencetak dua gol di kandang lawan, sementara Bhayangkara tidak bisa mencetak gol.

Skenario lainnya, PSM harus menang dengan skor 3-1. Agregat menjadi 5-5. PSM tetap lolos sebab unggul gol tandang.

Namun, bila hanya menang dengan skor 1-0 atau 2-1, maka Bhayangkara yang akan lolos ke semifinal.

Kekalahan PSM atas Bhayangkara di leg pertama babak 8 besar di Stadion PTIK Jakarta tidak terlepas dari buruknya kondisi lapangan. PSM sebenarnya trauma dengan kondisi lapangan. Ada kenangan buruk di Liga 1 musim lalu.

Rumput lapangan tidak rata. Tanahnya cenderung keras. Di beberapa area lapangan, malah tidak tumbuh rumput. Kondisi ini menyulitkan PSM mengembangkan permainan. Mereka terbiasa bermain di rumput yang lebih bagus.

Pada laga Liga 2018, pelatih PSM kala itu, Robert Rene Alberts mengkhawatirkan kondisi lapangan. Ketakutan itu terbukti. PSM yang butuh kemenangan harus puas ditahan imbang tuan rumah dengan skor 0-0.

loading...

Bhayangkara FC sebenarnya bisa menggunakan Stadion Patriot Bekasi yang lebih representatif. Namun, mendadak dialihkan ke Stadion PTIK. Diduga strategi tuan rumah untuk mengamankan tiket semifinal.

Dalam pertandingan itu, PSM langsung kebobolan dua gol pada 15 pertama. M Nur Iskandar mencetak gol pada menit 10 disusul Dendy pada menit 15.

PSM nyaris kebobolan lagi pada menit 37'. Bek PSM Munhar bertindak ceroboh dengan menebas Dendy dalam kotak penalti. Beruntung Rivky Mokodompit berhasil menangkap tendangan penalti yang dieksekusi Anderson.

Satu menit berselang, PSM akhirnya mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Willem jan Pluim yang berdiri bebas sukses mengeksekusi umpan lob M Rahmat. Skor itu bertahan hingga jeda pertandingan.

Pada babak kedua, Zulham Zamrun menghidupkan kembali asa PSM setelah menyamakan skor menjadi 2-2. Dia memanfaatkan umpan Willem Pluim pada menit 64.

Sayangnya, skor imbang itu hanya bertahan satu menit. Vendry Mofu berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang PSM. Skor menjadi 3-2.

PSM yang berusaha mengejar ketinggalan, justru kembali kebobolan dua menit jelang pertandingan berakhir. Herman Dzumafo yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol keempat Bhayangkara FC pada menit 88'.

Loading...
Loading...