Senin, 08 April 2019 23:01 WITA

Ini Upaya Manajemen PSM Selamatkan Hak Pilih Pemain yang Tandang ke Filipina

Penulis: Rizal
Editor: Aswad Syam
Ini Upaya Manajemen PSM Selamatkan Hak Pilih Pemain yang Tandang ke Filipina
Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar masih terus mengupayakan, agar hak pilih pemainnya yang tandang ke Filipina, 17 April mendatang, bisa diselamatkan.

Komunikasi intens dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan pun masih terus dijalin. Jika biasanya manajemen berburu tanda tangan pemain anyar, kali ini mereka berburu surat keterangan pindah memilih (form A5) para pemain.

Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim mengaku, sampai saat ini pihaknya menunggu hasil komunikasi dengan lembaga penyelenggara Pemilu tersebut.

"Manajemen tetap mengupayakan, agar pemain tetap bisa menyalurkan hak pilihnya. Manajemen juga sudah ada yang berkonsultasi dengan KPU Sulsel. Intinya itu," ungkap Sulaiman saat ditemui usai latihan rutin Pasukan Ramang di Stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Senin sore (8/4/2019).

Pihak manajemen pun, kata Sulaiman, belum mengetahui bagaimana teknis pencoblosan bagi skuat Juku Eja yang berangkat ke Filipina tersebut.

"Sejauh ini kita belum tahu bagaimana nanti praktiknya," singkat pria yang akrab disapa Sule ini.

Loading...

Meskipun demikian, harapan punggawa Pasukan Ramang yang bertolak ke Filipina itu untuk menyalurkan hak pilihnya, terbilang sangat tipis.

Pasalnya, salah satu opsi pencoblosan bagi mereka jika telah mengantongi surat keterangan pindah memilih, adalah di Kedutaan Besar (Kedubes) Filipina, layaknya warga Indonesia yang berdomisili di negara itu. Hanya saja, markas Kaya FC-Iloilo, lawan PSM, berada di Kota Bacolod, bukan di Kota Manila, tempat Kedubes Filipina berada.

Kaya FC memilih menjamu PSM di Stadion Panaad yang terletak di Kota Bacolod, sebab stadion itu merupakan satu-satunya stadion yang terverifikasi di Filipina. Sementara lokasi Bacolod ini berbeda pulau dengan Manila. Jarak venue pertandingan, Stadion Panaad-Park di Bacolod dengan ibukota Manila berjarak 709 kilometer, dan berbeda pulau.

Bila menggunakan pesawat akan menghabiskan waktu sekitar satu jam. Sedangkan jika menggunakan jalur darat menghabiskan waktu 18 jam. Kondisi ini makin dilematis, mengingat pertandingan berlangsung saat hari pencoblosan.

Loading...
Loading...