Rabu, 27 Juli 2016 19:39 WITA

Petaka Bagi PSM Memecat 4 Pemain Asingnya

Penulis: M. Srahlin Rifaid
Editor: Adil Patawai Anar
Petaka Bagi PSM Memecat 4 Pemain Asingnya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - ‎Pencoretan empat pemain asing PSM Makassar Boman Irie Aime, Alex da Silva, Paulo Martins dan Lamine Diarrassouba, dinilai menjadi petaka bagi tim kepelatihan Juku Eja.

Setelah pemecatan tersebut, PSM Makassar harus menelan kekalahan enam laga dari 7 pertandingan yang dilakoni. Diantaranya, kalah 1-0 atas Sriwijaya FC, 3-2 dari Persib Bandung, Madura United 4-1, kalah 1-0 Arema Cronus, Pusamania Borneo FC 2-0 dan gagal mendapatkan kemenangan 3-2. 

Pengamat Sepakbola Makassar Assegaf Razak mengatakan,‎ pemecetan empat pemain PSM Makassar memberikan kerugian bagi tim. Sebab empat pemain ini cukup bagus dalam bermain.

"Biar bagaimana Boman lebih baik dari pada pertahanan yang ada sekarang. Alex pun juga lebih bagus ketimbang  gelandang lokal yang di miliki PSM," ungkap mantan pemain Makassar Utama ini. 

Loading...

Menurut mantan Pelatih Pasukan Ramang tersbeut, kesalahan besar pelatih yakni melakukan pemecatan semua pemain asing. Seharusnya, lanjutnya pelatih harus sabar menunggu sampai putaran kedua,  jika ingin mengganti pemain luar negerinya. 

‎"Saya nilai pelatih  terlalu berani mau mainkan pemain lokal semua dan dia bisa maksimalkan permainan pemain, dan memang sangat mempengaruhi ketika melawan yang memiliki pemain asingnya," katanya.

‎Sampai pada pekan 12, tim yang bermarkas di Kota Makassar ini baru mengoleksi 10 poin dari 12 laga yang di lakoni. Catatan buruk bagi Juku Eja sepanjang mengikuti kompetisi sepakbola tana Air. Bahkan kekalahan 3 kali di kandang merupakan pertama dalam sejarah PSM.

Loading...
Loading...