Rabu, 27 Maret 2019 09:13 WITA

Teknologi Kecerdasan Buatan di Balik Laju Oke Manchester City

Editor: Nur Hidayat Said
Teknologi Kecerdasan Buatan di Balik Laju Oke Manchester City
Raheem Sterling, Phil Foden, dan Danilo menggunakan SAP Challenger Insights, yang menyediakan info, analitik, dan instruksi real-time. (Foto: The Sun)

RAKYATKU.COM, MANCHESTER - Manchester City memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan di balik performa mereka. 

The Citizens berpeluang meraih quadruple atau empat gelar sekaligus musim ini. Telah memenangi Piala Liga, mereka masih mengejar trofi Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions.

Di Liga Inggris, Man City ada posisi dua klasemen dengan 74 poin dari 30 laga, terpaut dua angka dari Liverpool yang sudah bermain 31 laga. 

Di Piala FA, sudah menjejak semifinal, sementara di Liga Champions memasuki fase perempat final.

Rupanya ada peran teknologi di belakang layar kesuksesan mereka. Dikutip The Sun, juara bertahan Liga Inggris musim lalu itu sudah menerapkan penggunaan teknologi AI.

Para pemain Man City biasanya saat hendak masuk ke lapangan mempelajari sesuatu dari layar tablet. Di situlah teknologi AI tersimpan dan digunakan tim besutan Pep Guardiola.

Tablet bernama SAP Challenger Insight itu berisi informasi, analisis, instruksi real-time, yang bisa muncul dalam hitungan detik dan bisa dipelajari Aguero cs sebelum bertanding. 

Loading...

Kepala operasional City, Omar Berrada, mengklaim Guardiola bisa memanfaatkan teknologi itu untuk membantu latihan dalam waktu singkat.

"Kami melihat AI baik dari sudut pandang fans maupun dari sudut pandang taktis, ke performa di lapangan. Bisakah AI menjadi masa depan untuk manajer melihat taktik mereka? Apakah ada kombinasi yang sempurna?" ungkap Berrada.

"Anda menemukannya dalam permainan catur, di mana Anda menggabungkan pengetahuan manusia dan kecerdasan dengan AI untuk mendapatkan kinerja taktis terbaik yang Anda bisa dari tim Anda," jelasnya.

Man City mulai menggunakannya sejak musim lalu. Musim ini, teknologi itu bisa diterapkan di bench mengingat peraturan memperbolehkan menggunakannya. 

SAP Challenger Insight sudah digunakan tim nasional Jerman sejak dua tahun lalu.

"Ini membantu menghidupkan instruksi para pelatih, sehingga saya tetap ingat bagaimana melakukan pendekatan ke setiap pertandingan yang berbeda," jelasnya.

Loading...
Loading...