Jumat, 22 Juli 2016 18:02 WITA

Ini Daftar Kontroversi Dodi Setia, Wasit Madura United vs PSM Makassar

Penulis: M. Srahlin Rifaid
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Ini Daftar Kontroversi Dodi Setia, Wasit Madura United vs PSM Makassar
Dodi Setia Purnama

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kekalahan PSM Makassar atas Madura United, berbuntut panjang. Pelatih PSM Makassar yang menuding pertandingan telah dinodai dengan mafia, menuai perhatian banyak pihak. Salah satunya dari PT GTS, operator Torabika Soccer Championships (TSC) 2016.

Rencananya, melalui komisi wasit, PT GTS akan memanggil Dodi Setia Purnama. Siapa dia? Dodi Setia adalah wasit yang memimpin laga Madura United vs PSM Makassar. Dodi dianggap banyak merugikan tim tamu, PSM Makassar pada laga yang berlangsung Rabu (20/7/2016) itu.

Salah satunya adalah penalti pertama Madura United. Namun, catatan kontroversi Dodi Setia tidak pendek. Sebelumnya, Persija Jakarta juga menyatakan sikap kecewa dengan kepemimpinannya. Pada pertandingan yang berlangsung, Minggu (19/6/2016), gol striker Arema Cronus, Cristian Gonzalez disahkan. Padahal dalam rekaman video, Gonzalez terlihat dalam posisi offside.

Sementara pada ISL musim 2014 Dodi juga pernah berulah. Ketika Persebaya Surabaya kontra Mitra Kutai Kartanegara. Insiden handsball Amrizal di kotak penalti Persebaya, tidak berbuah penalti untuk Mitra Kukar. Akibatnya para pemain Mitra Kukar melakukan protes, hingga pertandingan sempat dihentikan.

Persipura juga pernah dibuat geram, saat laga melawan Arema Cronus. Pelatih Persipura, Osvaldo Lessa mencontohkan, salah satu kelalaian Dodi adalah keputusan memberikan hadiah penalti yang ternyata menjadi penentu kemenangan Arema. Lessa menganggap tak ada pelanggaran berat yang menimpa Kiko Insa ketika adu badan dengan Bio Paulin Pierre yang berujung penalti. 

Loading...

Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan, beberapa wasit memang sangat merugikan timnya. "Mereka membuat semangat pemain menurun. Kalau begini wasit, maka sulit bagi sepakbola kita berkembang dan kita sangat protes keras ke pihak GTS sebagai pengelola," ungkap Sumirlan.

Sementara Jajaran Manajemen PT Gelora Trisula Semesta (GTS) akan segera memanggil komite wasit untuk mengevaluasi kepemimpinan wasit pada laga dua pekan terakhir. 

Direktur Utama PT GTS Joko Driyono mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera memanggil komite wasit untuk meminta keterangan kepemimpinan wasit selama dua pekan pertandingan terakhir Indonesia Soccer Championship (ISC) musim 2016.

"Iya kita akan segera memanggil Komite wasit untuk pertandingan dua minggu terakhir," ungkap Joko Driyono kepada Rakyatku.com.

Loading...
Loading...