Jumat, 11 Januari 2019 02:01 WITA

3 Pemain MU Kembali Tajam di Tangan Ole Gunnar Solskjaer

Editor: Adil Patawai Anar
3 Pemain MU Kembali Tajam di Tangan Ole Gunnar Solskjaer

RAKYATKU.COM - Setelah start yang buruk di Premier League musim 2018-2019, Manchester United memecat Jose Mourinho pada bulan Desember. Mereka kemudian menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer sementara sampai akhir musim.

Sebelum dipecat, Mourinho mengeluhkan tentang minimnya bek berkualitas dan mempertanyakan beberapa sikap beberapa pemain dalam pertandingan.

Penunjukan Solskjaer membuat para suporter dan para pemain lega. Di bawah Solskjaer, United terlihat jauh lebih baik dengan memenangkan lima pertandingan beruntun di semua kompetisi.

Para pemain yang menderita di bawah Jose Mourinho, sekarang secara bertahap mampu menunjukkan kualitas mereka di Manchester United. Arsitek asal Norwegia itu berhasil membangkitkan performa mereka. Dilansir Bola.net, beriku ulasannya.

Anthony Martial merupakan salah satu pemain yang punya masalah dengan Jose Mourinho. Pemain Prancis itu mencuat di bawah Louis Van Gaal dan langsung menjadi sensasi setelah mencetak gol dalam debutnya di Old Trafford melawan Liverpool. Martial adalah pencetak gol terbanyak United selama musim 2015-16.

Namun, keadaannya mulai memburuk begitu Jose mengambil alih di Old Trafford. Manajer Portugal itu menyukai pemain sayap yang turun ke belakang dan ikut bertahan. Martial tidak suka bertahan sehingga membuatnya tersingkir dari starting line up.

Kedatangan Sanchez semakin memperburuk situasi Martial dan sang pemain ingin meninggalkan Manchester United untuk menghidupkan kembali kariernya di tempat lain.

Solskjaer membiarkan Martial bermain di posisi sayap kiri tanpa perlu memikirkan tugas bertahan. Martial terlihat lebih mengancam dalam beberapa pertandingan terakhir dan bahkan mencetak gol terbaik Manchester United pada bulan Desember.

Nama Marcus Rashford tidak masuk dalam daftar pemain yang berselisih dengan Jose Mourinho di Manchester United. Namun, pemain internasional Inggris pasti senang dengan penunjukan Ole Gunnar Solskjaer karena memberinya kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah di United.

Loading...

Rashford adalah salah satu pemain yang mencetak gol dalam debutnya di Liga Eropa dan Premier League untuk Manchester United. Louis Van Gaal yang memberi kesempatan Rashford setelah Anthony Martial cedera sebelum pertandingan Liga Eropa. Sejak itu, ia berhasil mendapat kepercayaan untuk mengenakan jersey No 10 sebelum musim ini bergulir.

Namun, di bawah Mourinho, Rashford tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Bahkan, ia sering dimainkan sebagai pemain sayap kanan untuk menyesuaikan Alexis Sanchez atau Anthony Martial di sayap kiri.

Solskjaer akhirnya memainkan Rashford di depan dengan dukungan Martial dan Jesse Lingard di sisi sayap. Itu membuat Rashford menjadi sosok yang ditakuti pertahanan lawan dengan kecepatan, skill, dan finishing-nya.

Tidak ada pemain yang lebih senang melihat Jose Mourinho pergi selain Paul Pogba. Pemain Prancis itu adalah salah satu pembelian Mourinho di musim debutnya di Manchester United. Pogba menjadi pemain termahal dunia saat ditebus United dari Juventus.

Sejak kedatangannya, Pogba mengalami kesulitan karena tidak menyukai gaya permainan Mourinho. Bahkan mereka berdua pernah bertengkar di tempat latihan sehingga Pogba akhirnya kehilangan posisinya di skuat.

Pogba adalah gelandang yang hebat. Namun, Mourinho sering mengkritik sang pemain di publik sehingga akhirnya menjadi bumerang di United. Kedatangan Solskjaer memberikan kehidupan baru untuk Pogba yang menjadi salah satu pemain terbaik United dalam beberapa pertandingan terakhir.

Pemain Prancis itu bermain lebih ke depan di bawah Ole, memainkan peran gelandang serang dan bisa mencetak gol penting untuk timnya. Pogba adalah pemain Manchester United yang paling berbakat, dan jika dia tampil di level tertinggi, Setan Merah akan menjadi penantang gelar serius di masa depan.

Loading...
Loading...