Selasa, 04 Desember 2018 16:22 WITA

Mafia Atur Pemenang Ballon d'Or 2018?

Editor: Nur Hidayat Said
Mafia Atur Pemenang Ballon d'Or 2018?
Ballon d'Or. (Foto" AS English)

RAKYATKU.COM - Pemenang penghargaan pemenang Ballon d'Or 2018 sudah diumumkan. Gelandang Real Madrid dan tim nasional Kroasia, Luka Modric, jadi pemenang, sekaligus memutus dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Banyak kalangan menganggap Modric pantas memenangkan Ballon d'Or 2018 melihat performa yang ia perlihatkan selama 2018 ini. Pemain 33 tahun itu mengantarkan Real Madrid juara Liga Champions, juga membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018.

Biar begitu, tetap saja ada suara sumbang. Saudara perempuan Cristiano Ronaldo misalnya yang menuding ada keterlibatan mafia dalam acara penghargaan pemain terbaik Ballon d'Or 2018.

Dua kakak Ronaldo, Elma Aveiro dan Katia Aveiro, mengungkapkan kekecewaan lewat media sosial. Mereka menilai CR7 lebih layak memenangi gelar bergengsi itu.

"Sayangnya ini adalah dunia tempat kita hidup, membusuk, dikelilingi dengan mafia dan permainan uang," kata Elma Aveiro dikutip Daily Star.

Sementara itu, Katia Aveiro mengunggah gambar Ronaldo setelah memenangkan Ballon d'Or edisi sebelumnya. Ia menuliskan pernyataan yang mendukung pemain yang kini membela Juventus itu.

"Pemain terbaik di dunia... Bagi mereka yang tentu saja memahami sepak bola."

Ronaldo yang sudah mengoleksi lima gelar Ballon d'Or kini harus puas menjadi runner-up Sementara Lionel Messi hanya menempati peringkat kelima di bawah Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

Dalam 10 tahun terakhir, CR7 dan Messi mendominasi penghargaan ini. Keduanya tercatat sebagai pengoleksi gelar Ballon d'Or terbanyak dengan sama-sama mengemas lima bola emas.