Selasa, 04 Desember 2018 00:15 WITA

Wasit Jadi Sorotan PSM Usai Bermain Imbang dengan Bhayangkara FC

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Aswad Syam
Wasit Jadi Sorotan PSM Usai Bermain Imbang dengan Bhayangkara FC
Robert Rene Alberts

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Usai bemain imbang tanpa gol dengan Bhayangkara FC, pelatih dan pemain PSM Makassar mengeluarkan uneg-unegnya terhadap kepemimpinan wasit.

Pertandingan yang berlangsung pada Senin (3/12/2018) malam di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, memang berlangsung cukup keras. 

Ada 10 kartu yang dikeluarkan oleh Hadiyana, selaku wasit utama dalam pertandingan tersebut. Lima kartu kuning untuk pemain PSM Makassar dan 3 kartu kuning untuk pemain Bhayangkara. Dua kartu merah juga dikeluarkan, untuk masing-masing tim.

Bahkan, ada dua kali gol yang dianulir wasit karena dianggap offside. Sekali untuk PSM dan sekali untuk Bhayangkara.

Bagi Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Alberts, ada hal yang kurang berkenan dalam pertandingan tersebut. Meski tidak secara gamblang, penyataan Robert menjurus ke pengadil lapangan. 

"Saya tidak tahu bagaimana caranya membahasakan ini, dengan tidak membuat tersinggung beberapa pihak. Bisalah saya bilang beberapa keputusan (wasit) dipertanyakan. Bukan kita takut buser atau takut kalah. Tapi inilah memang situasinya," kata Robert, dalam sesi jumpa pers.

Ia memperbandingan situasi dengan  mengungkit pertandingan Bali United vs Persija Jakarta, kemarin (2/12/2018).  "Dan kemarin, pertandingan dihentikan. Dan tidak ada ekstra time yang diberikan," katanya.

Pada pertandingan kemarin, permainan berlangsung tidak normal. Wasit harus beberapa kali memberhentikan pertandingan, lantaran beberapa kali ulah suporter Bali United yang dianggap melanggar regulasi. Bahkan, wasit utama yang dipercayakan kepada Jumadi Efendi, meniup peluit panjang, pada menit ke-104, tanpa memberikan ekstra time. 

Sementara, laga PSM vs Bhayangkara, wasit cuma memberi 2 menit tambahan waktu di babak kedua. Hal itu yang dianggap janggal.

"Pertandingan tadi bisa dimainkan lebih lama lagi, tapi tadi itu cuma diberikan 2 menit," tuturnya.

Sementara itu, pemain belakangan PSM Makassar, Hendra Wijaya blak-blakan terhadap kepemimpinan wasit. Katanya, wasit tidak begitu jujur dalam menjalankan tugasnya. 

"Semoga setiap pertandingan, wasit itu harus lebih jujur lagi. Setiap pertandingan. Saya tidak tahu, di mana-mana PSM, baik di kandang maupun di luar, kita dikerjai," ungkap Hendra.

Ia beralasan, permainan rekan-rekannya di lapangan sudah sesuai dengan instruksi pelatih. Hanya saja, faktor wasit yang membuatnya begitu kecewa.

"Kami tetap semangat untuk merebut 3 poin. Tapi hasilnya, yah kita lihat sendiri, hasilnya seri. Dan menurut saya, pengadil di lapangan yang tidak adil," pungkas Hendra.