Senin, 03 Desember 2018 22:11 WITA

Ini Skenario PSM Makassar Juara Liga 1

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Aswad Syam
Ini Skenario PSM Makassar Juara Liga 1
PSM Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Pekan ke-33 benar-benar menjadi "kutukan" buat PSM Makassar. Sudah kali, skuat Juku Eja mengalami kejadian tragis, dalam dua musim kompetisi Liga 1 Indonesia.

Pada musim kompetisi tahun 2017 lalu, pekan ke-33 menjadi pemupus harapan PSM merebut gelar juara. Kala itu, PSM ditumbangkan oleh Bali United, dengan skor tipis 0-1 dan pertandingan berakhir ricuh.

Seakan de javu. Pekan ke-33 musim ini, menjadi momok lagi buat PSM. Setelah mempertahankan posisi puncak, pasca mengalahkan Borneo FC pada pekan ke-26 (19/10/2018) lalu, kini posisinya direnggut oleh Persija Jakarta, pada Senin (3/12/2018). Pasca-PSM bermain imbang tanpa gol dengan Bhayangkara FC, di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Peluang PSM belum benar-benar tertutup. Meski tak dipungkiri, jalan itu terjal. Tersisa satu laga lagi, dengan selisih satu poin dengan Persija yang kini mengoleksi 59 poin.

Pada pekan ke-34, PSM akan menjamu PSMS Medan, di Stadion Andi Mattallata, pada 9 Desember mendatang. Sedangkan Persija Jakarta, akan menghadapi Mitra Kukar di hadapan puluhan ribu suporter The Jak, pada hari dan jam yang sama.

Ada skenario, agar klub berumur 103 tahun ini, bisa mengulang kesuksesan tahun 2000 lalu. Persija harus kalah atas Mitra Kukar. Sedangkan, PSM harus mampu menang atas PSMS Medan. Dengan seperti itu, PSM akan mengakhiri kompetisi dengan total 61 poin dan Persija tetap dengan 59 poin.

Meski berat, Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert mengaku masih begitu optimistis, jika timnya mampu membawa gelar juara musim ini ke Kota Daeng.

"Selalu optimis (juara)," tegas Robert, sesuai pertandingan melawan Bhayangkara FC dalam sesi jumpa pers.

Walaupun bermain imbang, namun ia tetap begitu bangga dengan anak asuhnya yang dinilai begitu bekerja keras, untuk memenangkan pertandingan. 

"Saya bangga dengan pemain saya, mengatasi pertandingan ini. Saya tidak tahu bagaimana caranya membahasakan ini dengan tidak membuat tersinggung beberapa pihak. Bisalah saya bilang beberapa keputusan dipertanyakan. Bukan kita takut buser dan takut kalah. Tapi inilah memang situasinya," tegas Robert.