Minggu, 02 Desember 2018 17:15 WITA

Bagaimana Rasanya Diambang Juara Liga Indonesia (Lagi), Robert Alberts?

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Nur Hidayat Said
Bagaimana Rasanya Diambang Juara Liga Indonesia (Lagi), Robert Alberts?
Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts (tengah). (Foto: Ofisial PSM Makassar)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PSM Makassar diambang juara. Saingannya cuma Persija Jakarta. Ada dua sisa laga, menghadapi Bhayangkara FC dan PSMS Medan. Jika berhasil memetik tiga poin dari dua pertandingan tersebut, maka momentum tahun 2000 akan terulang dan trofi itu akan diboyong ke Kota Daeng.

Namun, momentum ini juga penting bagi sang pelatih Robert Alberts. Sejak merumput di Liga Indonesia, juru racik berkebangsaan Belanda tersebut pernah merasakan bagaimana asyiknya menjadi "raja" sepak bola nusantara. 

Sembilan tahun silam atau pada 2009, Robert yang hijrah dari klub Malaysia, Sarawak FA, langsung memberikan gelar juara buat Arema Malang pada 2010, dalam kejuaraan yang saat itu bernama Liga Super Indonesia.

Setelah itu, pria tambun tahun tersebut, menukangi PSM Makassar. Karena pada saat itu liga sedang amburadul (dualisme kompetisi), Robert memilih hengkang ke Malaysia.

Tahun 2016, Robert kembali ke Makassar. Debutnya terbilang mentereng. Musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2017, PSM nyaris juara. Kali ini, kesempatan itu kembali ada.

loading...

Saat sesi jumpa pers, jelang Bhayangkara FC vs PSM Makassar dalam lanjutan pekan ke-33, Robert ditanya awak media, perihal bagaimana perbedaannya, saat ingin membawa Arema juara dan PSM.

"Pertama-tama jangan dibandingkan," kata Robert, Minggu (2/12/2018). "Itu masa lalu. Dan yang terbaru adalah untuk membawa tim ini menjadi juara," imbuhnya.

Menurutnya, setiap kejadian itu berbeda. Dan setiap pelatih dan pemain dalam satu tim, katanya, tentu ingin menjadi juara.

"Dan kita punya kesempatan itu.  Dengan sendirinya itu menjadi motivasi dari pemain untuk memberikan sesuatu buat PSM," pungkas Robert.

Loading...
Loading...