Minggu, 25 November 2018 20:18 WITA

Penyesalan Besar Pelatih Bali United Usai Dilumat PSM Makassar

Penulis: Sutrisno Zulkifli - Arfa Ramlan
Editor: Nur Hidayat Said
Penyesalan Besar Pelatih Bali United Usai Dilumat PSM Makassar
Gelandang PSM Makassar, Wiljan Pluim, mengontrol bola dalam laga menghadapi Bali United di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (25/11/2018). (Foto: Arfa Ramlan)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelatih Bali United, Widodo C Putro, mengungkapkan penyesalan besar usai timnya dilumat tuan rumah PSM Makasar, empat gol tanpa balas, di Stadion Andi Mattalatta, pada Minggu (25/11/2018).

Hal itu tidak terlepas, kata Widodo, atas hilangnya sang kapten, Nik van der Velden, yang ditarik keluar pada menit ke-32 karena mengalami sakit di kakinya, dan digantikan oleh Brwa Nuori.

Padahal, Widodo mengakui, peran utama Velden, yaitu mengawal pergerakan sang jenderal lapangan tengah PSM Makassar, Wiljan Pluim.

"Jadi penugasan untuk Pluim agak sedikit kendor. Jadi Pluim agak bebas tadi," aku Widodo, dalam sesi jumpa pers, usai pertandingan.

Widodo juga mengungkap, niatan awalnya ingin menggunakan taktik bertahan di babak pertama, lalu menyerang di babak kedua. Hanya saja, karena tertinggal lebih awal, makanya Widodo menginstruksikan kepada pemain untuk bermain terbuka.

Loading...

"Tapi karena kita tadi sudah ketinggalan. Ketinggalan satu atau empat itu sama saja bagi kami, karena kami ingin mengejar kemenangan.
Tadi kita main terbuka di babak kedua dan itulah, PSM lebih unggul," tuturnya.

Widodo juga mengakui, jika anak asuh Robert Rene Albert bermain luar biasa hari ini. "Jadi saya ucapkan selamat sekali lagi buat PSM Makassar," ucap Widodo.

Sementara itu, salah satu gelandang Bali, I Made Sukadana, juga mengakui, jika lawannya bermain lebih bagus, ketimbang rekan-rekannya.

"Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi dan sekali lagi selamat buat PSM," tutup Sukadana.

Loading...
Loading...