Rabu, 07 November 2018 16:40 WITA

Cerita Robert Soal PSM yang Tidak Diunggulkan Juara Bahkan 5 Besar 

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Cerita Robert Soal PSM yang Tidak Diunggulkan Juara Bahkan 5 Besar 
Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Albert. 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Menjadi pemuncak klasemen hingga pekan ke-29 Liga 1 Indonesia 2018, rupanya di luar prediksi. Hal itu diungkapkan oleh Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Albert. 

Robert mengingatkan, pada awal musim bergulir, banyak para pengamat sepak bola yang meyakini, jika PSM Makassar tidak akan mampu bersaing, bahkan untuk posisi 5 besar klasemen.

"Saya ingatkan kalian semua, waktu awal musim ini mulai, banyak para ahli sepak bola yang mengatakan bahwa PSM tidak akan ada berada dalam posisi 5 besar," kata Robert, saat ditanya kans Juku Eja meraih trofi pada musim ini.

"Katanya (para ahli), PSM tidak punya kualitas untuk berkompetisi melawan tim-tim besar," tambah pelatih yang telah 3 musim bersama PSM tersebut.

Namun, bagi Robert, kompetisi liga belum berkahir. Ia selalu memberikan keyakinan kepada pemainnya dan saling mengingatkan satu sama lain, ketika berada di ruang ganti. "Dan kita hanya lihat satu pertandingan ke depan," jelasnya.

Diakuinya juga, meski saat ini berada di posisi puncak, namun 5 laga sisa hingga berakhirnya kompetisi, masih memungkinkan untuk banyak klub keluar sebagai juara.

"Tapi selama kita bisa manfaatkan lima sisa laga itu, kita masih bisa mendapatkan kemungkinan-kemungkinan untuk melihat di ujungnya ini bagaimana. Dan kita memang bekerja keras untuk itu (juara)," ungkap Robert. 

Lima laga sisa PSM Makassar terbilang tidak mudah. Menghadapi Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC di luar kandang, tentu menjadi tantangan tersendiri. Belum lagi, cedera dan akumulasi kartu kuning kerap menjadi batu sandungan tim yang terakhir merengkuh gelar juara tahun 2000 silam tersebut.

Tiga laga kandang PSM, juga akan berhadapan dengan dua tim kuat, yakni Persija Jakarta dan Bali United. Pertandingan terakhir PSM Makassar akan digelar di kandang, menghadapi sang juru kunci saat ini, PSMS Medan.

Jika PSM Makassar berhasil memanfaatkan dengan maksimal 3 poin laga kandangnya dan tak kehilangan poin di laga tandang, maka tidak menutup kemungkinan PSM akan mengulang momen 18 tahun silam.

Saat ini, PSM Makassar dibuntuti oleh Persib Bandung dengan selisih 4 poin dan sama-sama punya 5 laga sisa. Sementara, Persija Jakarta yang berada di peringkat ketiga, terpaut 5 poin dengan PSM, yang masih punya tabungan 6 pertandingan.