Senin, 05 November 2018 17:55 WITA

Lawan Beto Main PlayStation, Lilipaly Kalah 2 Kali Lalu Menyerah

Editor: Nur Hidayat Said
Lawan Beto Main PlayStation, Lilipaly Kalah 2 Kali Lalu Menyerah
Beto Goncalves dan Stefano Lilipaly. (Foto: Suara.com)

RAKYATKU.COM - Para pemain tim nasional Indonesia punya kebebasan bermain bermain video game PlayStation selama gelaran Piala AFF 2018. Akan tetapi, ada syaratnya.

Dokter timnas Indonesia Syarif Alwi mengungkapkan, para pemain boleh-boleh saja bermain gim. Namun, ia memperingatkan agar para pemain tak memainkan permainan konsol itu hingga larut malam.

"Kalau main PS (PlayStation) boleh, tapi sampai malam tidak boleh. Gim konsol yang mereka biasa mainkan itu bola, iya kan? Itu supaya melatih otak mereka," kata Syarif dikutip CNNIndonesia.com, Senin (5/11/2018).

"Tapi kami beritahu, maksimal (main video game) jam 10. Itu sudah ditekankan coach Bima (Sakti) bahwa ingat, istirahat yang paling penting dan mohon kerja samanya," kata Syarif.

Bicara soal PlayStation, sang penyerang Beto Goncalves, punya ceritanya sendiri. Pemain naturalisasi ini mengaku PlayStation merupakan salah satu barang yang perlu dibawa selama pagelaran Piala AFF. 

Gim konsol merupakan permainan yang menjadi primadona bagi pesepak bola sebagai hiburan dan menghilangkan kebosanan selama latihan.

Beto mengaku sering bermain gim bersama Stefano Lilipaly. "Bawa PS mungkin, main FIFA bersama (Stefano) Lilipaly, dan dia kalah dua kali lalu menyerah, jadi saya main sendiri," kata Beto. 

"Ya, saya paling dekat sama Lilipaly sejak Asian Games dan sekarang satu kamar. Kami sudah mengerti cara dia main dan komunikasi," ujar Beto.