Jumat, 02 November 2018 22:56 WITA

Saddil Ramdani Ditahan Polisi, Bima Sakti Siapkan Pengganti

Editor: Nur Hidayat Said
Saddil Ramdani Ditahan Polisi, Bima Sakti Siapkan Pengganti
Saddil Ramdani. (Foto: Viva.co.id)

RAKYATKU.COM - Penggawa tim nasional Indonesia, Saddil Ramdani, ditahan Polda Jawa Timur (Jatim) karena menganiaya kekasihnya.

"Setelah melalui pemeriksaan akhirnya ditahan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera dalam keterangannya dikutip Kumparan.com, Jumat (2/11/2018).

Saddil dilaporkan kekasihnya. Saddil yang kini bermain untuk Persela Lamongan itu dilaporkan karena memukul dan menendang kekasihnya.

"Pihak keluarga korban meminta kasus ini diproses secara hukum. Laporan juga telah diterima Polres Lamongan," ujar Frans.

Menurut informasi yang dihimpun, kasus penganiayaan berawal saat korban Anugerah Sekar Rukmi (19), kekasih Saddil Ramadani berangkat dari Gresik menuju ke mes Persela, Rabu (31/10/2018) pukul 18.30 WIB. 

Saat tiba di mes Persela, keduanya bertemu di belakang mes. Tepatnya, di Gang Magarsari Kelurahan Temenggungan Kecamatan Lamongan. Selanjutnya, Saddil Ramadani sempat meminjam ponsel milik kekasihnya. 

Usai mengambil ponsel itu, tiba-tiba terjadilah cekcok antara dua sejoli ini. Hingga kekasihnya mengalami luka.

Atas kasus ini, menjadikan posisi Saddil di timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Piala AFF 2018 terancam. 

Pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti, mengatakan sudah mengantongi beberapa nama pemain yang siap menggantikan posisi Saddil. Bima akan berkoordinasi dengan tim pelatih.

Tanpa mengesampingkan asas praduga tak bersalah, Bima bakal menjatuhkan sanksi kepada Saddil andai terbukti melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan kepadanya.

Bima mengindikasikan bakal mencoret winger 19 tahun itu dari daftar skuat untuk Piala AFF 2018 dan menyiapkan pengganti Saddil.

"Banyak opsi yang ada. Kemarin kami juga sudah memanggil sejumlah pemain. Kami, tim pelatih, akan melakukan rapat untuk memutuskan bagaimana nasib Saddil," kata Bima dikutip Bola.com.

Bima menganggap tindakan Saddil berpotensi mencoreng citra Timnas Indonesia. Bima menegaskan pemain harus tampil bisa menjaga sikap untuk menjadi teladan masyarakat.

"Padahal, tadi malam kami memberikan arahan kepada pemain untuk menyatukan tekad dan menjaga nilai-nilai positif. Kami juga harus menjadi contoh yang baik di dalam maupun luar lapangan. Kami harus menjaga perilaku karena pemain Timnas Indonesia inspirasi anak-anak muda bangsa," tutur Bima.