Kamis, 01 November 2018 15:36 WITA

Rekrut Si Kembar Bagas-Bagus, Pemilik Barito Putera Mesti Turun Tangan

Editor: Nur Hidayat Said
Rekrut Si Kembar Bagas-Bagus, Pemilik Barito Putera Mesti Turun Tangan
Si kembar Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri resmi bergabung dengan Barito Putera. (Foto: Detik.com)

RAKYATKU.COM - Dua penggawa tim nasional Indonesia U-16, Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri, resmi bergabung dengan Barito Putera. Butuh perjuangan untuk meyakinkan si kembar.

Direktur Akademi Barito Putera, Mundari Karya, membeberkan alasan dan trik hingga akhirnya bisa merekrut Bagas dan Bagus. Pertimbangan yang menjadi tujuan utama karena ingin memiliki tim yang bagus di level senior pada masa yang akan datang. 

Hal itu sejalan dengan tujuan utama dari pembinaan usia muda yang selama ini konsisten dilakukan klub. 

"Dan untuk itu kita juga harus punya DNA yang bagus, enggak hanya pembinaan usia muda tapi pemainnya mempunyai latar belakang atau prestasi harus juga bagus. Bagaimanapun pelatih bagus, kalau pemain enggak bagus agak susah," kata Mundari dikutip CNNIndonesia.com, Kamis (1/11/2018).

Mundari mengaku sulit merekrut Bagas dan Bagus. Bahkan pemilik klub sampai turun tangan dengan mengirimkan manajer tim senior Barito Putera mendatangi kediaman Bagas dan Bagus di Magelang.

Mundari mengungkapkan, hal terberat saat merekrut Bagas dan Bagus yakni meyakinkan orang tua pemain. Namun, mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 itu memakluminya.

Itu lantaran prestasi gemilang yang dicetak dua pemain yang memperkuat Garuda Asia pada Piala AFF dan Piala Asia U-16 2018.

"Ini serius sekali, sudah di tingkat elite bukan di saya saja, sampai owner sudah mengirimkan orang ke Magelang waktu tim senior main lawan (PSIS) Semarang di Bantul. Silaturahmi sama bapaknya Bagas Bagus. Kami ceritakan visi misi akademi Barito, bahwa yang penting kita ingin anak-anak ini berkembang dan cuma bisa dilakukan melalui kompetisi," tutur Mundari.

Mundari bersyukur saat ini Bagas dan Bagus sudah resmi bergabung. Keduanya juga sudah bisa didaftarkan untuk mengikuti kompetisi Elite Pro Academy U-16 yang dibuat PSSI.

"Kita prospek ke depan. Kalau kualitas mereka sudah bagus, kita juga enggak akan turunkan mereka di level U-16 tapi di kompetisi U-19 supaya dia lebih termotivasi lagi. Kalau saya lihat kemampuannya Bagas dan Bagus sudah di atas rata-rata pemain U-16. Challenge juga dia buat main di 19," terangnya.

Selain Bagas dan Bagus, Barito Putera disebut Mundari juga telah merekrut mantan pemain Timnas U-16 lainnya, yakni Muhammad Yudha Febrian, Dandi Maulana Hakim serta Alif Jaelani dari Timnas Pelajar.

"Kita ingin mengumpulkan mereka (mantan pemain Timnas Indonesia U-16), kita mempersiapkan mereka ke jenjang senior. Barito saya pikir tim yang paling serius untuk pembinaan pemain muda. Coach Jacksen (Jacksen F Tiago) di senior juga berani menurunkan pemain muda."

"PSSI sudah bagus buat kompetisi U-16 dan U-19. Ini kami berharap pemain terbaik di usia mereka bermain di kompetisi ini sehingga sepak bola Indonesia ke depan lebih cepat majunya."