Selasa, 30 Oktober 2018 18:17 WITA

Santiago Solari, Pemain Terseksi yang Jadi Pelatih Real Madrid

Editor: Nur Hidayat Said
Santiago Solari, Pemain Terseksi yang Jadi Pelatih Real Madrid
Santiago Solari. (Foto: Sky Sports)

RAKYATKU.COM, MADRID - Santiago Solari resmi ditunjuk sebagai pelatih sementara Real Madrid menggatikan Julen Lopetegui yang dipecat.

Solari sebelumnya adalah pelatih tim B Real Madrid, Castilla. Ia akan memulai pekerjaannya sebagai pelatih Real Madrid pada ajang Copa del Rey melawan Melilla, Kamis (1/11/2018).

Dilansir AFP, berikut fakta-fakta tentang Santiago Solari:

1. Main Bareng Zinedide Zidane

Santiago Solari bermain lima musim di Real Madrid (2000-2005) termasuk empat musim bersama Zidane, yang tiba pada 2001.

Ia ikut merancang salah satu gol terbaik Zidane, tendangan voli yang terkenal melawan Leverkusen di final Liga Champions 2002. Total Solari memainkan 167 pertandingan dan mencetak 16 gol untuk Real Madrid.

2. Eks Atletico Madrid

Lahir di Rosario, Argentina, Solari memulai karier sepak bolanya di River Plate. Ia berhasil memenangkan Piala Libertadores pada 1996.

Pada 1999 ia bergabung dengan Atletico Madrid. Sang gelandang merasakan kekecewaan karena terdegradasi ke divisi kedua sebelum Real Madrid mengaktifkan klausul pelepasannya untuk mengontraknya pada 2000.

3. Keluarga Pemain Bola

Ayah Santiago, Eduardo Solari, adalah pemain profesional di Argentina sementara saudara-saudaranya David dan Esteban juga memiliki karier di sepak bola, sama seperti yang dilakukan sepupunya Augusto.

Pamannya, Jorge Solari, bermain di Meksiko dan dijuluki "El Indio", yang memberi Santiago Solari julukannya sendiri "El Indiesito", Indian Kecil.

4. Pemain Terseksi

Pada 2002, Solari menerima trofi "Pemain Terseksi Tahun Ini", yang diberikan kepadanya oleh pelanggan saluran Canal Spanyol.

"Saya berterima kasih kepada orang-orang yang memilih saya, tapi saya yakin itu dicurangi," katanya. "Kita lihat saja apakah saya ditawari karier lain di industri film ketika pensiun."

5. Mulai Karier Melatih di Real Madrid

Solari memilih tetap di sepak bola setelah mengakhiri karier bermainnya. Ia melatih tim junior Real Madrid, sebelum mengambil alih Castilla, tim B klub, pada musim panas 2016.

Ia membawa timnya finis di posisi 11 dan kedelapan di Segunda B, divisi ketiga Spanyol, selama dua musim.