Selasa, 30 Oktober 2018 15:45 WITA

Dipecat, Julen Lopetegui Masuk Jajaran Pelatih Terburuk Real Madrid Abad 21

Editor: Nur Hidayat Said
Dipecat, Julen Lopetegui Masuk Jajaran Pelatih Terburuk Real Madrid Abad 21
Julen Lopetegui. (Foto: Evening Standard)

RAKYATKU.COM, MADRID - Real Madrid sudah sering berganti pelatih sejak memasuki abad 21. Julen Lopetegui yang baru saja dipecat jadi salah satu yang terburuk.

Julen Lopetegui yang dipecat Senin (29/10/2018) waktu setempat. Berakhirnya kerja sama sang pelatih dengan klub menyisakan catatan buruk. Ia masuk dalam jajaran pelatih terburuk Los Blancos sejak 2000.

Sejak memasuki era milenium, Real Madrid sudah mengganti 14 pelatih dalam 16 musim terakhir, termasuk Julen Lopetegui.

Dilansir Sportskeeda, ada empat pelatih dengan kinerja terburuk selama bertugas di Santiago Bernabeu. Keempat itu sebagian besar tidak bisa menyelesaikan musim pertamanya bersama Los Blancos.

1. Carlos Queiroz

Carlos Queiroz bergabung Real Madrid dengan reputasi gemilang bersama Sir Alex Ferguson di Manchester United. Kala itu Queiroz dianggap sebagai sosok penting di balik pertahanan kuat Kota Manchester.

Hanya saja, menggantikan Vicente del Bosque pada 2003 menjadi beban berat bagi Queiroz. Queiroz yang ketika itu memiliki skuat bertabur bintang seperti David Beckham, Luis Figo, Ronaldo, Zinedine Zidane hanya bisa finis di peringkat keempat dan gagal menjuarai Liga Champions.

Karier Queiroz di Santiago Bernabeu hanya bertahan selama satu musim, 328 hari. Dalam 59 pertandingan, Queiroz membawa Madrid memenangi 34 pertandingan, 11 kali imbang, dan 14 kali kalah. Satu-satunya prestasi Queiroz di El Real adalah Piala Super Spanyol 2003.

2. Jose Antonio Camacho

Jose Antonio Camacho adalah pelatih permanen dengan karier terpendek di Real Madrid sejak 1929. Ia hanya enam laga bersama Madrid dalam 80 hari sejak Mei sampai September 2004. Catatan Camacho di Santiago Bernabeu tidak buruk, ia memenangi empat laga dari enam pertandingan.

Namun, rapor itu tetap tidak bisa diterima manajemen Real Madrid dan menggantinya dengan Mariano Garcia Remon yang bertahan selama 101 hari sebelum dipecat pada Desember 2004.

3. Rafael Benitez

Reputasi Rafael Benitez di Napoli tak berlaku di Real Madrid. Selama tiga musim di Serie A, Benitez menjadikan Napoli sebagai salah satu penantang untuk meraih gelar liga. 

Akan tetapi, kondisi berbeda di El Real. Benitez terlihat sulit mengendalikan pemain-pemain Real Madrid yang berlabel bintang.

Di Reak Madrid Benitez memenangi 17 laga dari 25 pertandingan. Eks manajer Chelsea itu pun diberhentikan dari pekerjaannya pada bursa transfer musim dingin, Januari 2018. Zinedine Zidane pun kemudian diangkat dari Reak Madrid Castilla. Perjudian klub berhasil dengan Zidane sukses memenangi tiga trofi Liga Champions.

4. Julen Lopetegui

Perekrutan Julen Lopetegui diawal dengan kontroversi dengan tim nasional Spanyol. Lopetegui menandatangani kesepakatan dengan Real Madrid sebelum kontraknya di timnas Spanyol berakhir. 

Buntutnya, Lopetegui dipecat timnas Spanyol satu hari jelang Piala Dunia 2018 dimulai.

Kontroversi itu ternyata membawa kesialan untuk Lopetegui selama bertugas di Real Madrid. Mengawali muism dengan baik dengan tiga kemenangan beruntun di La Liga, Lopetegui ternyata harus menutup kariernya di Bernabeu usai tiga kekalahan beruntun. 

Di Real Madrid Lopetegui hanya bertugas selama 120 hari dengan melewati 14 pertandingan di semua kompetisi.