Sabtu, 27 Oktober 2018 17:48 WITA

Perempat Final Piala AFC

Ladeni Tuan Rumah Indonesia U-19, Pelatih Jepang: 50 Ribu Suporter Tidak Cukup

Editor: Mulyadi Abdillah
Ladeni Tuan Rumah Indonesia U-19, Pelatih Jepang: 50 Ribu Suporter Tidak Cukup
Sumber Foto: AFC

RAKYATKU.COM - Juara bertahan Piala AFC-U19, Jepang harus bersua dengan sang tuan rumah, Indonesia dalam babak perempat final Piala AFC U-19 pada Minggu, 28 Oktober 2018. 

Performa Jepang dalam fase grup memang begitu sempurna. Tim Matahari Terbit sukses menyapu bersih tiga kali kemenangan dan berstatus juara grup B. 

Pelatih Kepala Jepang, Masanaga Kageyama telah meminta kepada anak asuhnya untuk tidak gentar di bawah tekanan kuat dari puluhan ribu suporter tuan rumah di Stadion Gelora Bung Karno. Diprediksikan, suporter Indonesia mencapai 50 ribu.

Menurut Kageyama, bentrokan pada Minggu besok akan menjadi pengalaman penting untuk menghargai para pemainnya.

"Sejauh yang saya pahami tentang stadion ini (Gelora Bung Karno), stadion penuh jika 75.000 (penonton). Itu berarti 50.000 tidak cukup," candanya dilansir dari AFC, Sabtu (27/10/2018).

Ladeni Tuan Rumah Indonesia U-19, Pelatih Jepang: 50 Ribu Suporter Tidak Cukup

"Beberapa pemain kami telah memiliki kesempatan untuk bermain di divisi pertama liga profesional Jepang, dan di sana mereka memiliki pengalaman tampil di depan 40.000 atau 50.000, tapi ini benar-benar pengalaman pertama mereka untuk bermain di depan penonton sebesar itu sebagai tim tamu.

loading...

"Tentu saja akan ada tekanan dan tekanan, tapi itu normal. Jika mereka ingin menjadi pemain internasional dalam waktu dekat, ini adalah pengalaman yang sangat, sangat menyenangkan dan pengalaman yang diperlukan bagi mereka.

"Saya tak sabar untuk tampil di depan stadion penuh, dan kami harus menikmati kesempatan untuk bermain sepakbola di atmosfer ini." 

Jepang sejauh ini menjadi pencetak gol terbesar di Piala AFC 2018. Yakni 13 gol yang dicetak oleh delapan pemain.

Kedua tim ini pernah bersua dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret 2018. Kala itu, Garuda takluk 4-1. 

Namun, Kageyama berharap tantangan yang jauh lebih sengit pada laga esok. "Perbedaan dari Maret adalah Indonesia sekarang memiliki kepercayaan diri, dan mereka memiliki momentum. Perbedaan besar lainnya adalah pelatih (Indra Sjafri) - dia tidak ada di sana," tandasnya.

Loading...
Loading...