Selasa, 23 Oktober 2018 19:46 WITA

Bima Sakti Latih Timnas Indonesia adalah Perjudian dan Berbahaya

Editor: Nur Hidayat Said
Bima Sakti Latih Timnas Indonesia adalah Perjudian dan Berbahaya
Bima Sakti. (Foto: Goal.com)

RAKYATKU.COM - PSSI resmi menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Eks pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, menilai keputusan itu adalah perjudian luar biasa.

"Ini tantangan sekaligus perjudian yang luar biasa dari PSSI maupun Bima (Sakti). Saya apresiasi keberanian Bima untuk menerima jabatan ini dan sebagai sesama pelatih saya juga harus mendoakan dia. Hanya saja, menjadi pelatih timnas senior itu berbeda dengan menangani timnas usia muda," kata Fakhri dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (23/10/2018).

"Tantangan dan tanggung jawabnya juga lebih besar. Mudah-mudahan Bima yang belum pernah punya pengalaman sebagai pelatih di klub, mampu melewati semua ini. Ya, kami harus mendukung sebagai warga negara apalagi saya sebagai sesama pelatih."

Fakhri juga menilai keputusan PSSI memilih Bima sebagai suatu hal yang berbahaya. "Membahayakan semua, saya melihat ini berbahaya buat timnas senior, PSSI sendiri, dan Bima sendiri kalau hasilnya tidak baik. Tapi di sepak bola, kami tidak pernah tahu hasil akhir seperti apa. Siapa tahu, Bima yang bisa membawa Timnas Indonesia menjadi juara AFF. Iya, kan?" tutur Fakhri.

"Karena kalau di level AFF ini, timnas Indonesia sebenarnya tidak berbeda dengan tim lain. Kalau kemarin (Luis) Milla atau pelatih asing yang ditunjuk, target jangan AFF tapi lebih tinggi lagi. Kalau target juara AFF, tidak perlu pelatih asing," katanya.

Ditunjuknya Bima Sakti sebagai pelatih sekaligus memutus kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Luis Milla. Keputusan itu diambil dalam rapat Exco PSSI, Minggu (21/10/2018).