Senin, 22 Oktober 2018 06:30 WITA

Skenario Perempat Final Piala Asia: Indonesia Harus Intip Kemenangan Qatar

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Skenario Perempat Final Piala Asia: Indonesia Harus Intip Kemenangan Qatar
Pemain Timnas Indonesia U-19.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR -- Laga berat mesti dilakoni oleh Timnas Indonesia, di pertandingan terakhir Grup A Piala Asia U-19, menghadapi Uni Emirat Arab (UEA), pada Rabu (24/10/2018) mendatang.

Indonesia yang sempat bertengger di posisi puncak, harus terdampar ke peringkat ketiga, setelah ditumbangkan Qatat dengan skor, 6-5, pada Minggu (21/10/2018).

Meski sama-sama meraih poin 3 dengan Qatar, namun Indonesia tetap berada di posisi ketiga, karena sistem head to head yang didahulukan. Meskipun, Indonesia punya selisih keunggulan satu gol dari dua laganya. Sementara, Qatar tidak punya selisih gol (jumlah gol memasukkan dan kemasukannya sama).

Peluang Witan Sulaeman dkk untuk melaju ke babak perempat final, belum pupus. Ada empat skenarionya.

Pertama, berharap Qatar kalah dari China Taipei yang kini berada di posisi juru kunci. Dua laga sebelumnya, China Taipei selalu tumbang. 3-1 melawan Indonesia, lalu dibantai UEA 8-1. Jika itu terjadi, Indonesia hanya butuh hasil seri, dengan posisi akhir klasemen: UEA (7 poin), Indonesia (4 poin), China Taipei (3 poin) dan Qatar (3 poin).

Kedua, jika Qatar bermain imbang dengan China Taipei, maka Indonesia wajib menang atas UEA. Dengan begitu, Indonesia finis sebagai pemuncak klasemen dengan total 6 poin, yang unggul head to head atas UEA.

Skenario ketiga yang cukup sulit. Andai Qatar menang, Indonesia juga harus menang, tapi dengan syarat. Syaratnya, Indonesia wajib menang dengan minimal jumlah selisih gol yang sama, atas kemenangan Qatar melawan China Taipei.

Misalnya, Qatar menang 2-0 atas China Taipei, maka Indonesia juga harus menang atas UEA, setidaknya minimal dengan selisih dua gol. 

Alasannya, jika Qatar menang dan Indonesia menang, maka tiga tim akan sama-sama meraih 6 poin. Hitung-hitungan head to head akan terlewati. Sebab, ketiga tim ini saling mengalahkan. Jika sistem head to head tidak menuai hasil, maka akan digunakan sistem agregat (selisih) gol. 

Saat ini, UEA paling banyak selisih golnya, yakni dengan 8 gol. Disusul Indonesia dengan 1 gol dan Qatar 0 gol. Jika Indonesia berhasil, minimal menyamai selisih gol kemenangan dengan Qatar di partai ketiga, maka dipastikan Indonesia yang merebut posisi kedua.

Contohnya, apabila Qatar menang 2-0 dan Indonesia unggul 3-1, maka Indonesia unggul memasukkan selisih gol. Indonesia punya selisih 3 gol, sementara Qatar cuma selisih 2 gol.

Namun sebaliknya, jika misalnya Qatar menang dengan selisih dua gol dan Indonesia cuma bisa memang satu gol, maka Qatar tetap lolos. Sebab, memiliki sama-sama agregat gol, lalu sistem akan kembali kepada sistem head to head antara Indonesia dan Qatar.

Misalnya, Qatar menang 2-0, dan Indonesia cuma 2-1, maka kedua tim sama-sama memiliki agregat dua gol. Akan tetapi, Indonesia harus tersingkir jika demikian, karena, Qatar unggul head to head. Dengan demikian, Qatar yang merebut tiket perempat final.

Skenario palingan terakhir, jika Indonesia dan Qatar sama-sama tumbang di laga terakhir. UEA dipastikan lolos, sementara Indonesia, Qatar dan China Taipei sama-sama mengoleksi 3 poin.

Sama seperti skenario ketiga. Karena ketiga tim ini juga saling mengalahkan, maka akan dilanjutkan dengan sistem agregat. Selisih kemenangan UEA dan China Taipei jadi penentunya.

Andai saja China Taipei bisa menang selisih dua gol atas Qatar, maka Indonesia harus kalah maksimal dua gol juga atas UEA. 

Sebab, jika hasil akhir demikian, maka Indonesia hanya punya agregat kemasukan satu gol, sementara Qatar minus dua gol, dan China Taipei minus tujuh gol. Indonesia lolos jika seperti itu.

Namun, jika Qatar tumbang dengan selisih satu gol, lalu Indonesia kalah dengan selisih dua gol, maka jumlah kemasukan gol kedua tim sama. China Taipei yang jumlah kemasukannya 7 gol lebih banyak ketimbang gol yang dibuat, dipastikan gugur.

Sementara, penentuan antara Indonesia atau Qatar akan dilakukan dengan sistem head to head, khusus kedua tim. Maka, Indonesia gagal melaju ke babak selanjutnya, jika seperti itu. 

Seperti diketahui, pada laga perdana Grup A, Qatar tumbang atas UEA dengan skor tipis, 2-1.