Minggu, 21 Oktober 2018 23:34 WITA

Tulis Pesan Perpisahan, Luis Milla: Kalian Akan Selalu Ada di Hati Saya

Penulis: Wahyu Susanto S
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tulis Pesan Perpisahan, Luis Milla: Kalian Akan Selalu Ada di Hati Saya
Luis Milla. Ist

RAKYATKU.COM - Luis Milla akhirnya angkat bicara usai tak lagi menukangi Timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan, ada banyak kesan saat menangani Evan Dimas Cs.

Hal tersebut ia tuangkan dalam akun Instagram resminya, @luismillacoach, Minggu (21/10/2018). Bahkan, Luis Milla juga menyinggung permasalahan internal yang terjadi dalam tubuh organisasi tertinggi sepakbola di Indonesia, PSSI.

"Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia. Sebuah proyek yang lebih dari satu setengah tahun telah berakhir," tulis Milla.

"Di mana meskipun manajemen yang buruk, pemutusan kontrak yang konstan dan rendahnya profesionalisme para pemimpin, selama sepuluh bulan terakhir, saya pergi dengan perasaan telah melakukan kebaikan," sambung Milla.

Belakangan, PSSI memang seakan menarik ulur untuk memperpanjang kontrak Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia. Beberapa kali, Milla dikabarkan bakal datang ke Indonesia namun tak kunjung tiba.

Namun pada hari ini, PSSI secara resmi mengumumkan Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia. Terlebih, dalam menghadapi Piala Zusuki AFF November 2018 mendatang.

"Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman saya yang kedua, karena saya menghargai betapa baik kota memperlakukan istri saya, asisten saya dan saya sendiri," ungkapnya.

Tak lupa, Milla mengucapkan rasa terimakasih terhadap pihak yang telah membantunya selama menukangi Timnas Indonesia. Official, asisten pelatih, hingga para pemain.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua staf saya atas dukungan mereka dan semua kerja keras dan profesional yang dilakukan, terutama untuk Bima, Bayu, Doctor Papi, SR. Enri, Sudir, ARMIN, Ali, Manu, Ipang dan Ucci. Kami senang dapat bekerja dengan Anda semua," papar Milla.

"Akhirnya, saya tidak ingin mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebutkan secara khusus kepada para pemain, yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan dan kemauan untuk meningkat dengan sikap yang sangat baik di setiap saat. Saya tidak akan pernah melupakan anda dan anda akan selalu ada di hati saya. Ingat, anda punya teman di Spanyol untuk apa pun. Terimakasih Indonesia," tutup eks Real Madrid itu.
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Today is not an easy day for me, since I will not continue as a coach in Indonesia. A project of more than a year and a half has come to an end, where despite the poor management, constant breaking of the contract and low professionalism of the leaders, over the last ten months, I leave with the feeling of having done a good job. . Indonesia will always be my second homeland, as I appreciate how well the Town has treated my wife, my assistants and myself. I would like to thank all my Staff their support and all the hard and professional work done, especially to BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG and UCCI. It has been a pleasure working with all of you! . Finally, I don´t want to say goodbye without a special mention to the players, who have shown commitment, modesty and the will to improve with an excellent attitude at all times. . I will never forget You and you will always be in my heart. Remember you have a friend in Spain for whatever. THANKS Indonesia! ???????? . . . Hoy es un día triste para mí, ya que no voy a continuar como Seleccionador de Indonesia. Termina un proyecto de más de un año y medio, donde a pesar de la mala gestión, incumplimiento constante del contrato y poca profesionalidad de los dirigentes en estos últimos diez meses, me quedo con la sensación de haber hecho un buen trabajo y sintiendo que Indonesia será mi segunda casa, por cómo nos ha tratado el pueblo de Indonesia tanto a mí, como a mi mujer y a mis ayudantes. . Quería agradecer a todo mi staff la ayuda, el trabajo bien hecho y profesional empezando por BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR ARMIN, ALI, MANU, IPANG y UCCI. Ha sido un enorme placer haber trabajado con vosotros. . Por último, despedirme de los verdaderos protagonistas, los jugadores, que habéis demostrado en todo momento vuestro compromiso, humildad y ganas de mejorar, con una actitud ejemplar. Nunca os olvidaré y siempre estaréis en mi corazón. En España tenéis un amigo para lo que necesitéis. . GRACIAS DE CORAZÓN Indonesia! ???????? . Sampai jumpa iagi. Terima Kasih atas dedikasi dan waktunya Selena ini.

A post shared by Luis Milla (@luismillacoach) on