Kamis, 18 Oktober 2018 17:18 WITA

Borneo FC Vs PSM Makassar: Wasit Rully Pernah Buat Persija Kapok

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Nur Hidayat Said
Borneo FC Vs PSM Makassar: Wasit Rully Pernah Buat Persija Kapok

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fitra Ridwan mengirim umpan lambung. Bambang Pamungkas (Bepe) yang siaga, berlari ke area kotak pinalti Sriwijaya.

Bek Sriwijaya, Yanto Basna yang juga menjaga Bepe, memepet dari belakang. Bola yang diburu dan berada di depan Bepe, tak dapat dikontrol dengan baik. Bepe terjatuh, setelah mendapat dorongan dari gerakan tangan dan badan Yanto Basna.

Bepe berteriak, dan meminta agar dihadiahi penalti. Wasit utama, Rully Ruslin bergeming. Pertandingan yang berlangsung hingga menit ke-78, pada laga pekan ke-28 Liga Indonesia 2017, sempat dihentikan.

Sejumlah ofisial dan pelatih melayangkan protes keras terhadap kepemimpinan wasit yang dianggap tidak adil. Namun, lagi-lagi Rully tak menghiraukan.

Laga akhirnya dilanjutkan, dengan kekalahan Persija dengan skor 0-1. Gol semata wayang waktu itu, dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-76, yang berlangsung di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, pada 7 Oktober 2017 lalu.

Tak sampai di situ. Persija tetap melanjutkan protesnya dalam sesi jumpa pers, usai pertandingan. Sang pelatih, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues menaruh mosi tidak percaya terhadap kepimpinan Rully.

Bahkan, Persija Jakarta melayangkan surat keberatannya ke Komisi Wasit PSSI, agar Rully diberi sanksi.

Pada musim ini, Rully yang baru 4 kali menjadi wasit utama, juga sempat mengeluarkan keputusan kontroversial. Kali ini, Persija Jakarta yang diuntungkan, saat melawan Perseru Serui, pada pekan ke-24 Liga 1 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 8 Oktober 2018.

Menurut pelatih Perseru Serui, Wonderley Da Silva, Donni Munim melanggar Osas Saha di pengujung babak pertama, tak perlu diberikan. Pemainnya dianggap tidak melakukan pelanggaran. Padahal, sebelum penalti yang dieksekusi Marco Simic sukses dilakukan pada menit ke-44, Perseru unggul.

Dikutip dari Soccer Way, Rully telah empat kali menjadi wasit utama, selama musim 2018. Kala menjadi pengadil lapangan, Rully cukup mudah mengeluarkan kartu kuning.

Kartu yang paling banyak dikeluarkan Rully, saat memimpin laga antara Persipura Jayapura vs Mitra Kukar. Ada 2 kartu merah dan 4 kartu kuning yang dirogoh Rully dari kantongnya.

Dilansir dari Transfer Markt, sejak Liga 1 kembali digulirkan pada 2017 lalu, Rully telah memimpin laga sebanyak 9 kali. Total, 31 kartu kuning yang diganjarkan kepada pemian, 1 pemain pernah mendapat dua kali kartu kuning, dan 3 pemain yang telah diberikan kartu merah.

Pekan ke-26 Liga 1 2018, Rully kembali dipercayakan menjadi wasit utama. Yakni pada laga Borneo FC vs PSM Makassar, di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (19/10/2018).

Pelatih PSM Makassar, Robert Albert, sudah dua kali mewanti-wanti, agar sang pengadil lapangan nantinya, mampu menjalankan tugasnya dengan fair.

Ia tak ingin ada keputusan wasit yang cenderung merugikan tim tertentu. Terlebih, kedua tim sama-sama ingin mempertahankan rekor, serta saling berburu menjadi juara pada akhir musim.

"Selain kedua tim ini yang harus bermain, kita juga membutuhkan seorang wasit yang fair, wasit yang baik. Karena ini dua tim bagus yang ketemu. Jangan diganggu dengan keputusan-keputusan wasit yang aneh," tegas Robert, dalam sesi jumpa pers, Kamis (18/10/2018).

"Intinya adalah, dua tim bagus ketemu besok dan kita berharap performa wasit yang akan memimpin pertandingan besok juga fair dan baik," tegas Robert menyudahi.

Mampukah Rully menjadi pengadil lapangan yang adil? Kita tunggu besok!

Berikut Hasil MCM Borneo FC vs PSM Makassar Kamis (18/10/2018)

Match Com: Fathoni Munawar
Asesor Wasit: Dadang Sutisna
Wasit: Rully Ruslin
Asisten 1: Harry Christanta
Asisten 2: Anis Bilafqih
Wasit Cadangan: Iwan Sukoco

Kostum Borneo FC
Pemain: Baju Oranye-Celana Oranye-Kaos Kaki Oranye
Kiper: Baju Hijau Stabilo-Celana Hitam-Kaos Kaki Hitam
Rompi: Hijau

Kostum PSM Makassar
Pemain: Baju Merah-Celana Merah-Kaos Kaki Putih
Kiper: Baju Hijau-Celana Putih-Kaos Kaki Hitam
Rompi: Kuning

Kickoff: Jumat, 19 Oktober 2018
Pukul: 16.30 WITA
Live Indosiar