Selasa, 25 September 2018 13:33 WITA

BOPI Ancam Bekukan Sementara Liga 1, Begini Reaksi Persija

Editor: Mulyadi Abdillah
BOPI Ancam Bekukan Sementara Liga 1, Begini Reaksi Persija
Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade

RAKYATKU.COM - Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade angkat bicara perihal ancaman Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang akan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2018 pasca insiden meninggalnya seorang suporter Macan Kemayoran, Haringga.

Menurut Gede Widiade, wacana itu perlu dikaji ulang secara matang. Kata dia, ada beberapa aspek yang harus banyak jadi bahan pertimbangan.

“Sekali lagi hal itu harus dikaji ulang. Alasannya karena memberhentikan kompetisi yang sudah terjadwal sejak lama dan masuk ke AFC dan FIFA, itu membutuhkan pertimbangan matang,” ujar Gede, Senin (24/9/2018).

“Memang kejadian kemarin sangat besar dan tidak terduka. Namun apakah insiden kemarin berdampak seperti itu, saya tidak memiliki kewenangan untuk menjawab. Tapi sekali lagi insiden ini memang benar-benar tidak pernah kita bayangkan,” tambahnya.

Lebih lanjut Gede juga menambahkan untuk kasus ini pihak Persija dan The Jakmania akan terus mengawal. Namun, tidak melebihi kewenangan yang diambil oleh PT liga, PSSI dan kepolisian.

“Pasti, tapi proporsional, tapi jangan disalah-gunakan. Sekali lagi tidak perlu berlebihan. Kita percayakan pada PT LIGA, PSSI dan kepolisian. Kita menghargai hukum yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Tidak hanya itu, mantan COO Bhayangra FC ini juga berharap kepada masyarakat untuk segera menghapus video rekaman peristiwa tersebut menjadi viral. Menurutnya, jika masih tersebar video tersebut justru akan menumbuhkan rasa kebencian dan amarah.

“Menurut saya yang harus dihentikan sekarang adalah viral video tersebut kalau bisa dihentikan, supaya rasa kebencian dan marah itu hilang. Imbauan saya kepada rekan-rekan bantu kami agar viral-viral itu dihentikan. Ujaran kebencian harus diberhentikan,” tutupnya.

Sebelumnya Gede Widiade bersama Chief Operating Officer, Muhammad Rafil Perdana menghadiri undangan BOPI untuk membicarakan terkait meninggalnya Haringga Silira, suporter Persija yang dikeroyok secara massal oleh suporter Persib Bandung di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9/2018).

Dalam pertemuan itu satu diantara enam aspek yang dikemukakan oleh BOPI yakni agar selama PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebelum mengambil sikap dan sanksi yang tegas terkait insiden hingga satu minggu kedepan kompetisi Liga 1 2018 untuk sementara ditiadakan.