Rabu, 19 September 2018 08:31 WITA

Menang Dramatis Atas PSG, Klopp: Kelemahan Mereka? Neymar Jr

Editor: Nur Hidayat Said
Menang Dramatis Atas PSG, Klopp: Kelemahan Mereka? Neymar Jr
Juergen Klopp. (Foto: Liverpool)

RAKYATKU.COM, LIVERPOOL - Liverpool menang dramatis 3-2 kala menjamu Paris Saint-Germain (PSG) pada matchday 1 Grup C Liga Champions di Anfield, Rabu dini hari Wita (19/9/2018). Pelatih Liverpool, Juergen Klopp menyebut, titik lemah lawannya adalah Neymar Jr.

Liverpool sesungguhnya menaruh kewaspadaan tinggi kala meladeni PSG. Di kubu lawan, ada trio Neymar Jr, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani, yang sudah terbukti kualitasnya. Biar begitu, nyatanya The Reds bisa mengimbangi bahkan mengungguli tim asal Prancis itu.

Catatan Whoscored, Liverpool menciptakan 17 peluang, sedangkan PSG hanya 9. Di luar itu, Liverpool lebih agresif dengan menciptakan 18 tekel dan juga mendapat 13 kali sepak pojok berbanding 1 milik PSG.

Pada laga ini, Liverpool unggul dua gol lebih dahulu lewat Daniel Sturridge dan James Milner. PSG kemudian berhasil menyakan kedudukan melalui gol Thomas Menuier dan Kylian Mbappe. Roberto Firmino kemudian jadi pahlawan Liverpool usai mencetak gol di masa injury time.

Usai laga, Klopp mengungkap strategi hingga akhirnya bisa menaklukkan PSG. Ia menginstruksikan para pemainnya untuk melancarkan serangan dari sisi pertahanan lawan. Di sektor itu tak ada pemain yang melapisi Juan Bernat sebagai bek kiri PSG.

Sebenarnya ada Neymar Jr yang beroperasi di posisi kiri, tetapi ia tidak banyak turun membantu pertahanan. Hasilnya, beberapa kali Trent-Alexander Arnold, Mohamed Salah, dan James Milner bisa menyusup dari sektor ity.

loading...

"Mereka sedikit mengubah sistem, kami sudah memperkirakan itu dan saya tidak perlu terlalu fokus ke sana," ujar Klopp kepada BT Sport.

"Neymar di sisi kiri itu bukan ide buruk dan makin menyulitkan pertahanan kami, kami harus lebih fokus dan kami pikir sudah tampil sangat baik," lanjut Klopp.

"Kami harus menutup seluruh celah dan menjaga banyak area. Ketika kami menguasai bola, maka mereka harus berlari dan menggunakan sayap kanan."

"Neymar itu pemain kelas dunia, tetapi bukan bek. Jadi kami coba mencecar posisinya," tutup Klopp.

Loading...
Loading...